Pilu Orang Tua di Yaman, Kehilangan Anak karena Malnutrisi

Yousuf telah kehilangan dua anaknya yang meninggal karena malnutrisi. Kini, anak ketiganya yang berusia satu tahun, hanya memiliki berat 6 pon, dan sangat membutuhkan pertolongan darurat. Selain anak dari Yousuf, ada ratusan ribu balita lainnya di Yaman yang tengah berjuang dari malnutrisi akut.

malnutrisi anak di yaman
Ilustrasi. Ratusan ribu anak di Yaman mengalami malnutrisi akut. (ACTNews)

ACTNews, YAMAN – Malnutrisi menjadi salah satu penyebab meninggalnya anak-anak di Yaman. Mohammed Yousuf, salah satu warga di Yaman menceritakan, ia telah kehilangan dua anaknya yang meninggal karena malnutrisi. Anak pertamanya meninggal pada usia 6 bulan. Sedangkan anak keduanya pada usia 4 bulan.

"Kehilangan anak saya selagi saya ada di sana dan menyaksikannya, telah menghancurkan hati saya," kata Yousuf sambil mencoba menenangkan anak ketiganya yang menangis.

"Saya merasa sangat khawatir dengan anak saya. Saya tidak akan beristirahat sampai anak saya benar-benar sembuh." tambahnya.

Anak ketiga dari Yousuf yang saat ini berusia 1 tahun, juga tengah mengalami malnutrisi. Yousuf menceritakan, ia dan istrinya harus menempuh perjalanan 15 jam dengan bus melalui puluhan pos pemeriksaan militer untuk membawa anak mereka ke fasilitas kesehatan di Sanaa.

Ketika ditimbang, berat anak Yousuf hanya sekitar 6 pon. Berat tersebut kurang dari sepertiga dari berat rata-rata untuk anak di usianya. Ia berharap, anaknya bisa sembuh dan kembali sehat usai dirawat, meski ia juga khawatir bahwa pihak layanan kesehatan akan kehabisan obat untuk anaknya.

Keluarga Yousuf saat ini sangat bergantung pada bantuan kemanusiaan untuk bisa bertahan hidup. Ia telah kehilangan pekerjaan sebagai petani sejak tahun 2019, karena Yaman kesulitan mendapat solar yang diperlukan untuk menjalankan pompa dan mesin irigasi. Kini, keluarganya hanya mampu makan paling banyak, sekali dalam satu hari.

Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakan bahwa lebih dari 16 juta penduduk Yaman tengah menghadapi kerawanan pangan. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa ada lebih dari separuh dari keseluruhan populasi Yaman–yang berjumlah kurang dari 30 juta jiwa–tengah berjuang untuk mendapatkan makanan demi bertahan di hari esok. Kerawanan pangan ini pula lah yang menjadi penyebab tingginya angka malnutrisi pada anak di Yaman.

Berdasarkan data yang dihimpun UNICEF, ada 2,25 juta anak di Yaman yang tengah menghadapi malnutrisi. Di mana di antaranya, ada 400 ribu anak di bawah usia lima tahun yang tergolong Severe acute malnutrition (SAM), atau malnutrisi akut yang sangat membutuhkan pertolongan segera. Angka tersebut pun berpotensi bertambah tiap tahunnya, seiring tidak kunjung terselesaikannya konflik di Yaman.[]