Ponpes Al-Murozza Produktifkan Wakaf Lewat Warung Wakaf

Ponpes Al-Murozza Produktifkan Wakaf Lewat Warung Wakaf

Ponpes Al-Murozza Produktifkan Wakaf Lewat Warung Wakaf' photo

ACTNews, DEPOK – Sejatinya, wakaf bersifat produktif, memberdayakan dan meningkatkan perekonomian umat Islam. Sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah dan para sahabat seperti Umar bin Khattab yang mewakafkan kebun kurmanya, Ustman bin Affan yang mewakafkan sumurnya dan banyak contoh lainnya. Semua wakaf tersebut diproduktifkan dengan hasil pengelolaan untuk umat. Praktik inilah yang sedang dilakukan oleh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Murozza, Sukamaju Baru, Kota Depok dengan ikut dalam program Warung Wakaf dari Global Wakaf.

Melalui program Warung Wakaf, wakaf diproduktifkan dengan sebagian besar hasil keuntungan diberikan kepada Ponpes Al-Murozza sebagai mitra dan pengelola Warung Wakaf. Keuntungan itu dapat digunakan oleh pihak ponpes untuk membiayai kegiatan ponpes maupun kegiatan sosial untuk masyarakat sekitar, sehingga perekonomian ponpes menjadi lebih mandiri. Adapun sebagian keuntungan lagi akan dikelolah oleh pihak Global Wakaf untuk mendirikan Warung Wakaf lainnya. Dengan konsep seperti itu, produktifitas wakaf dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Abdul Ghiffar selaku Kepala Pengasuhan Santri Al-Murozza menuturkan, pendirian Warung Wakaf yang diresmikan pada Sabtu (19/1) lalu ini diniatkan dengan tujuan sama-sama berjuang dengan Global Wakaf untuk kepentingan umat. Karena menurutnya, wakaf bukan untuk kepentingan individu atau lembaga tetapi untuk kembali ke umat.

“Warung Wakaf ini untuk memenuhi kebutuhan para santri karena ponpes belum memiliki kantin atau warung. Agar anak-anak tidak lagi belanja jauh ke luar. Keberadaan Warung Wakaf ini juga memudahkan masyarakat sekitar untuk berbelanja kebutuhan karena lokasi Warung Wakaf ini tepat di depan pintu gerbang ponpes,” ujar Ghiffar.

Kehadiran Warung Wakaf di lingkungan Ponpes Al-Murozza menjadi instrumen edukasi wakaf bagi para santri dan masyarakat sekitar dengan mempraktekkan wakaf dapat melalui hal-hal kecil yaitu belanja sekaligus berwakaf di Warung Wakaf. Ini juga dapat merubah pandangan masyarakat bahwa wakaf tidak hanya berupa bangunan saja atau dalam jumlah yang besar.

“Karena program Warung Wakaf ini sama seperti zaman Rasulullah. Kita contoh yang dilakukan Umar bin Khattab yang mewakafkan kebun kurma dan diproduktifkan,” lanjut Ghiffar.

Mohammad Jakfar menjelaskan, berdirinya Warung Wakaf di lingkungan Ponpes Al-Murozza memang diniatkan untuk kepentingan umat. “Alhamdulillah, santri dan masyarakat sangat antusias menyambut Warung Wakaf ini. Mudah-mudahan dapat berjalan lancar dan memberikan banyak manfaat bagi ponpes dan masyarakat sekitar,” pungkasnya. []

Tag

Belum ada tag sama sekali

Bagikan

Terpopuler