Ponpes Daarul Istiqoomah:Keinginan Berwirausaha Terwujud

Ponpes Daarul Istiqoomah:Keinginan Berwirausaha Terwujud

Ponpes Daarul Istiqoomah:Keinginan Berwirausaha Terwujud' photo

ACTNews, KABUPATEN BOGOR – Sudah lama H. Qori selaku Ketua Yayasan Daarul Istiqomah, berkeinginan agar Pondok Pesantren (Ponpes) Daarul Istiqoomah mengelola usaha sendiri. Pengetahuan yang kurang dalam mengelola usaha menjadi halangan bagi pihak pesantren. Namun, keinginan tersebut akhirnya terwujud dengan berdirinya Warung Wakaf pada Jumat (1/2) di pesantren yang berlokasi di Kampung Rawa Hingkrit, Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Dengan pola kemitraan dengan Global Wakaf, sebagian besar dari hasil Warung Wakaf tersebut akan diberikan kepada pihak Ponpes Daarul Istiqoomah. Pihak ponpes dapat menggunakan pembagian hasil keuntungan tersebut untuk memenuhi kebutuhan pesantren maupun kegiatan sosial yang lain. Adapun sebagian keuntungan lainnya akan digunakan untuk membangun Warung Wakaf di wilayah yang berbeda.

Dikarenakan Warung Wakaf dibangun melalui dana wakaf maka kepemilikannya adalah kepemilikan umat. Sedangkan pihak pesantren hanya sebagai mitra pengelola yang merasakan langsung sebagian besar manfaat dari warung berbasis wakaf tersebut. Dan untuk pengelolaan, pihak mitra akan dibantu oleh PT. Hydro Perdana Retailindo sebagai perusahaan wakaf dibawah naungan Global Wakaf.

Qori bercerita, perkenalan dia dengan Warung Wakaf ini bermula dari salah satu alumni Daarul Istiqoomah yang lebih dulu mengetahui dan kemudian merekomendasikannya ke Ponpes Daarul Istiqoomah. Karena adanya kecocokan dengan keinginan Ponpes, maka pihak Ponpes lansung menyetujui pembangunan Warung Wakaf.

“Pihak yayasan belum memiliki usaha seperti ini atau warung seperti Warung Wakaf ini. Sebelumnya sudah ada keinginan tapi belum paham pengelolaannya. Selain itu juga Warung Wakaf di sini letaknya sangat strategis. Walaupun berada di dalam lingkungan ponpes, namun warga sekitar ponpes dapat berbelanja di sini ditambah juga ada kunjungan dari santri setiap minggunya,” ungkap H. Qori.

Selain memberikan manfaat besar untuk pihak Ponpes Daarul Istiqoomah, Warung Wakaf juga menjadi sarana edukasi bagi para santri mengenai wakaf dengan berbelanja sambil berwakaf di Warung Wakaf. “Kita ingin memberikan pemahaman bahwa dengan wakaf melalui Warung Wakaf jadi lebih paham kalau wakaf tidak hanya berupa bangunan saja namun wakaf bisa berupa apa saja dan manfaatnya bisa diambil untuk umat serta pahalanya terus mengalir. Sehingga hasil dari Warung Wakaf ini akan terus mengalir membantu perekonomian yang ada di ponpes ini,” lanjut H. Qori.

Bagi hasil dari keuntungan yang diperoleh dari Warung Wakaf sendiri akan digunakan oleh pihak sekolah untuk pembiayaan pembangunan di Ponpes Daarul Istiqoomah yang saat ini memang dalam pembangunan dan perbaikan. Untuk selanjutnya sasarannya adalah untuk kesejahteraan guru dan beasiswa bagi murid berprestasi dari keluarga kurang mampu, serta program sosial lainnya seperti santunan anak yatim, lansia dan janda yang ada di sekitar ponpes.

Lingkungan di sekitar Ponpes Daarul Istiqoomah sendiri memang lingkungan dengan masyarakat kelas menengah ke bawah. Di Ponpes yang sudah berdiri sejak tahun 1986 ini masih terdapat kantong kemiskinan karena adanya lansia, janda, anak yatim dan dhuafa. Beberapa anak-anak juga terpaksa harus putus sekolah karena kurangnya biaya.

Mohammad Jakfar dari Tim Global Wakaf berharap, hasil pengelolaan Warung Wakaf dapat digunakan sebaik-baiknya oleh pihak ponpes, terutama untuk memenuhi kebutuhan pesantren dan kegiatan sosial seperti pemberian beasiswa kepada yang membutuhkan.

“Dari ponpes sendiri sebelum sudah dilakukan pemberian beasiswa kepada murid berprestasi yang kurang mampu, tapi nggak semua bisa dibantu karena keterbatasan biaya. Mudah-muadahan dengan Warung Wakaf dapat membantu anak-anak tersebut,” pungkas Jakfar. []

Tag

Belum ada tag sama sekali

Bagikan

Terpopuler