Program MPPI Merangkul Puluhan Petani di Lamongan

Pemberdayaan petani dari ACT terus meluas. Setelah di Karawang pada Ramadan lalu, program Masyarakat Produsen Pangan Indonesia (MPPI) kini meluas hingga Jawa Timur, tepatnya di Lamongan.

Program MPPI Merangkul Puluhan Petani di Lamongan' photo
Petani menanam benih di sawah yang ada di Lamongan. Mereka merupakan bagian dari petani yang diberdayakan ACT melaui program MPPI. (ACTNews)

ACTNews, LAMONGAN – Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus memperluas jangkauan manfaat program Masyarakat Produsen Pangan Indonesia (MPPI) bagi petani kecil. Setelah petani Karawang dan Bogor, kini giliran petani di Desa Siser, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan yang menikmati maslahat program ini.

Program pemberdayaan tersebut menyasar 50 anggota Kelompok Tani Bangkit di Desa Siser Harapannya, petani mampu memproduksi hasil panen mereka dengan kualitas dan kuantitas yang lebih baik agar mampu menyejahterakan petani.

Manajer Program ACT Jajang Fadli mengatakan, hasil panen dari para petani yang diberdayakan melalui program MPPI tersebut akan luas manfaatnya. Selain bisa meningkatkan taraf ekonomi, beras hasil panen petani binaan juga bakal mendukung berbagai aksi kemanusiaan yang dijalankan ACT.

“Dengan adanya MPPI, diharapkan petani mampu terlepas dari jerat hutang rentenir yang sangat merugikan,” jelas Jajang, Kamis (18/6).

Selain memberikan pendampingan, ACT juga menyerahkan bibit padi beserta pupuknya dengan harapan meningkatkan kualitas hasil panen para petani kelak. Di Lamongan, total ada 19,4 hektare lahan pertanian yang diberdayakan dengan hasil panen sekitar 6-9 ton per hektare. Jajang juga menjelaskan, bentuk pendampingan yang diberikan bakal berupa penguatan organisasi serta wawasan tentang  pertanian. Pasalnya, para petani yang diberdayakan ini merupakan petani kecil dengan lahan tani yang tak lebih dari 0,7 hektare.

Sebelumnya MPPI sudah menyapa 48 petani yang ada di Desa Cibadak, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Bogor. Pendampingan tersebut diberikan kepada petani yang tergabung di Kelompok Tani Subur Hasil Tani. Kini, setelah dari Lamongan, ACT bakal meluaskan jangkauan aksi kebaikan dari MPPI untuk petani di Sigi, Sulawesi Tengah pada 2 Juli mendatang. "Secara keseluruhan, program ini menargetkan bisa merangkul 1 juta petani di seluruh Indonesia, imbuh Jajang.

Munawar (54), Ketua Poktan Bangkit, mengungkapkan rasa syukur atas hadinya MPPI di Kabupaten Lamongan. Harapannya, berbagai dampak positif dapat hadir setelah kolaborasi ini, khususnya keterlibatan petani dalam mendukung ketahanan pangan serta kontribusi untuk menyuplai aksi kemanusiaan ACT. “Kami sangat senang dengan adanya program ini (MPPI),” ujarnya.

Senada dengan Munawar, Ketua Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) Khamim (52) berharap ACT bisa terus berkolaborasi dengan para petani di Lamongan guna pemberdayaan. Kesejahteraan petani serta terlibatnya dalam aksi kemanusiaan diharap menjadi hasil dari kolaborasi ini.[]


Bagikan