Proses Menghasilkan Kurban Terbaik di LTW Tasikmalaya

Melalui perawatan ternak rutin yang benar-benar tersusun, Lumbung Ternak Wakaf (LTW) berikhtihar penuh menghasilkan kurban terbaik untuk masyarakat.

Proses Menghasilkan Kurban Terbaik di LTW Tasikmalaya' photo

ACTNews, TASIKMALAYA - Ketika pagi tiba, Lumbung Ternak Wakaf (LTW) Tasikmalaya memulai aktivitasnya. Serentak kambing-kambing digiring dari kandangnya menuju ke tempat mandi mereka di lapangan tengah LTW. Beberapa karyawan juga mulai memberikan pakan ternak, ada pula yang memberikan susu kepada anakan kambing di kandang paling ujung di LTW.

Lilik salah satu koordinator di LTW Tasikmalaya menjelaskan kandang di LTW Tasikmalaya dibagi menjadi dua jenis, yakni kandang untuk pembibitan dan penggemukan. Kedua jenis kandang yang terletak di Desa Cintabodas, Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya ini setiap hari diawasi oleh tim yang berbeda.

“Segala di sini kita awasi ya, misalnya di kandang breeding. Mulai dari memeriksa kesehatan domba, cara pengawinan domba, memilah-milah mana domba yang hamil. Baik hamil kecil, maupun hamil besar, yang siap lahir di breeding-nya,” kata Lilik menjelaskan perawatan yang dilakukan di kandang pembibitan (breeding) pada Selasa (30/7) lalu.

Begitupula di kandang penggemukan (fattening). Untuk memastikan ternak-ternak ini menjadi hewan kurban terbaik, LTW Tasikmalaya sangat memerhatikan pakan ternaknya. Menurut Lilik, pakan ternak adalah salah satu faktor penting dalam penggemukan hewan-hewan ternak ini.


“Di penggemukannya pun kita lebih melihatnya dari segi pakannya, ya. Kalau di fattening itu ada dua pakannya, yakni konsentrat dan hijauan. Kalau untuk di kandang penggemukan ini, mengawasinya lebih dari segi pakan konsentratnya. Karena kalau terlalu banyak nanti overload juga, tidak habis,” jelas Lilik.

Pakan hijauan adalah rumput odot yang ditanami di kebun odot yang dikelola juga oleh LTW. Sementara itu, konsentrat adalah campuran dari bekatul dan ampas kedelai yang akan mempercepat proses penggemukan ternak-ternak ini. Nantinya, setiap kotoran ternak juga akan diolah di LTW dan dijadikan pupuk kembali untuk menyuburkan rumput di kebun odot.

Proses itulah yang setiap harinya dilewati LTW Tasikmalaya. Masing-masing pekerjaan ditangani oleh dua orang karyawan LTW untuk menghasilkan ternak-ternak terbaik. Berkat usaha tersebut, ribuan ternak terbaik telah siap untuk menyuplai kebutuhan Global Qurban pada Iduladha nanti.

“Alhamdulillah, kita sudah siap untuk persiapan kurban. Yang sudah siap itu di antara 1.200 dan 1.400 ekor untuk kita kurbankan tahun ini. Kalau kita masuk ke pelosok-pelosok sini, luar biasa. Karena masih banyak wilayah yang sangat layak sekali mendapatkan manfaat hewan kurban itu sendiri,” kata Lilik. []

Bagikan