Puluhan Juta Hektare Hutan Terbakar Selama Dua Bulan Terakhir

Puluhan juta hektare hutan di berbagai belahan dunia telah terbakar selama Juli hingga Agustus 2021. Bencana ini merupakan dampak naiknya suhu rata-rata bumi yang menyebabkan gelombang panas.

kebakaran hutan dunia
Ilustrasi. Dua bulan terakhir, puluhan juta hektare lahan di dunia terbakar. (Reuters/Umit Bektas)

ACTNews, JAKARTA – Puluhan juta hektare hutan di berbagai belahan dunia telah terbakar dalam kurun waktu dua bulan terakhir. Berdasarkan data yang dihimpun Tim Global Humanity Response (GHR) ACT, terdapat 12 negara di berbagai benua yang mengalami kebakaran hutan hebat selama Juli hingga Agustus 2021.

“Australia menjadi negara dengan lahan hutan terluas yang terbakar, yakni 31 juta hektare. Sementara 10 negara lainnya yaitu Kanada, Amerika Serikat, Argentina, Portugal, Yunani, Perancis, Italia, Romania, Rusia, Spanyol dan Turki,” ujar Firdaus Guritno dari Tim GHR-ACT, Ahad, (15/8/2021).

Firdaus menggambarkan salah satunya di Turki, kebakaran hutan di tahun ini merupakan yang terparah dalam sejarah negara tersebut. Terdapat 270 titik api di 53 provinsi di seluruh Turki dalam 14 hari terakhir. Menyebabkan banyak hewan mati dan 9 warga turki meninggal dunia.

“Semua kebakaran yang terjadi dua bulan terakhir ini disebabkan cuaca panas yang parah, dan memicu munculnya api di hutan yang banyak terisi daun dan ranting kering. Petugas pemadam kebakaran di berbagai negara telah berusaha menahan api agar tidak meluas selama berminggu-minggu,” jelas Firdaus.

Kebakaran membuat kehidupan warga yang terdampak dilanda berbagai kesulitan. Ribuan warga dievakuasi, dan beberapa di antaranya ada yang rumahnya ikut terbakar. Menghanguskan semua harta benda milik mereka, dan dilanda kepanikan bagaimana mampu bertahan di hidup di hari berikutnya.

Sebelumnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah memperingatkan bahwa gelombang panas yang terjadi di tahun ini, disebabkan gas rumah kaca dunia yang sudah sangat tinggi.  PBB juga memperkirakan bahwa segala bencana yang disebabkan naiknya suhu rata-rata bumi, seperti kebakaran, intensitasnya akan terus meningkat dalam bebera waktu ke depan. []