Puluhan Relawan ACT Bantu Pembersihan Puing di Gaza

Puluhan relawan ACT bersama warga Gaza lainnya membersihkan puing-puing bangunan yang hancur imbas bombardir zionis Israel. Beberapa unit alat berat juga dikerahkan untuk mempercepat proses pembersihan.

act membersihkan puing
Tim ACT di Gaza membersihkan puing-puing bangunan yang hancur. (ACTNews)

ACTNews, GAZA – Pascaserangan yang digencarkan zionis Israel ke Gaza, banyak bangunan yang hancur rata dengan tanah. Puing-puing bangunan dari yang kecil hingga cukup besar berserakan di Gaza, memenuhi jalan-jalan, menghambat mobilitas warga untuk beraktivitas, dan menghambat distribusi sejumlah bantuan yang masuk.

Untuk itu, mulai Jumat (28/5/2021), puluhan relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) di Gaza berikhtiar membantu warga Gaza membersihkan reruntuhan bangunan tersebut. Lokasi pertama yang dibersihkan adalah Jalan Al Wehada, Gaza City.

"Sekitar 50 relawan bergabung dalam pembersihan puing ini. Aksi ini kita lakukan untuk mendukung kampanya 'We Will Rebuild It' yang digaungkan warga Gaza. Dengan bantuan ini, kami harap pemulihan Gaza pascaserangan dapat berlangsung lebih cepat," ujar Said Mukaffiy dari tim Global Humanity Response ACT, Jumat (28/5/2021).

ACT juga mengerahkan sejumlah alat berat untuk mempercepat pembersihan puing, seperti beberapa unit eksavator dan loader. Diperkirakan, proses pembersihan akan memakan waktu sekitar satu hingga dua minggu. "Lokasi pembersihan juga nantinya tidak hanyak di Al Wehada, namun juga di wilayah-wilayah lainnya, mengingat luasnya area yang terimbas serangan Israel," jelas Said.

Berdasarkan data yang dihimpun ACT dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Gaza, setidaknya lima gedung bertingkat tinggi hancur terkena ledakan dari pesawat tempur Israel. Selain itu, misil Israel turut meluluhlantakkan 74 fasilitas pemerintah dan 33 bangunan lembaga media. Sekitar 16.800 unit rumah juga rusak, dengan 1.800 di antaranya tidak bisa ditinggali kembali.

"Kerugian materi juga cukup besar, diperkirakan mencapai hingga Rp4,6 triliun. Sehingga, pastinya juga tidak akan mudah proses pemulihan ini. Maka dari itu, kami mengajak seluruh Sahabat Dermawan untuk dapat memberikan bantuan terbaiknya. Bantuan terbaik kita insyaallah bisa bangun kembali Palestina dan menyiapkan kembali hunian yang layak untuk saudara muslim kita di sana," ajak Said.

Bantuan masyarakat Indonesia yang masuk untuk warga Palestina, sejauh ini telah ACT alokasikan ke dalam beberapa program bantuan kemanusian. Misalnya saja layanan medis dan ambulans, bantuan air bersih, bantuan langsung tunai, bantuan ratusan ton paket pangan, dan lainnya. []