Puluhan Ton Beras Wakaf Kembali Dinikmati Masyarakat Prasejahtera

Panen raya Lumbung Beras Wakaf menghasilkan puluhan ton beras. Beras terbaik itu kemudian didistribusikan ke masyarakat prasejahtera di berbagai daerah.

Puluhan Ton Beras Wakaf Kembali Dinikmati Masyarakat Prasejahtera' photo
Proses pengemasan beras wakaf di Lumbung Beras Wakaf Blora. (ACTNews)

ACTNews, BLORA – Lumbung Beras Wakaf yang ada di Desa Jipang, Kecamatan Cepu, Blora kembali merasakan panen raya. Puluhan ton beras berhasil diproduksi dari lahan sawah ini. Hasilnya, selain dirasakan petani yang panennya dibeli dengan harga yang lebih tinggi, manfaat berasnya pun bisa meluas dengan sistem distribusi beras wakaf yang menjangkau hingga berbagai kota/kabupaten.

Ahad (28/6) kemarin, dari Desa Jipang, Global Wakaf - ACT melepas keberangkatan 25 ton beras wakaf yang akan dikirim ke kantor-kantor cabang ACT DI Yogyakarta serta di Jawa Tengah sebelum didistribusikan ke masyarakat prasejahtera. Pelepasan beras ini dibagi dalam dua tahap. Selajutnya direncanakan pekan depan, 25 ton beras wakaf berikutnya akan dikirim juga dari Jipang ke berbagai wilayah.

Kepala Cabang Global Wakaf - ACT Jawa Tengah Giyanto, Ahad (28/6), mengatakan, hadirnya puluhan ton beras wakaf merupakan usaha Global Wakaf dan ACT membersamai masyarakat prasejahtera di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Penerima manfaatnya nanti merupakan santri di pesantren prasejahtera serta warga prasejahtera di berbagai daerah. “Melalui berbagai program pangan, beras wakaf ini akan didistribusikan,” jelasnya.

Ngadi, Kepala Desa Jipang mengungkapkan, adanya Lumbung Beras Wakaf ini sangat dirasakan manfaatnya oleh para petani. Padi yang dibeli global Wakaf - ACT dari petani menggunakan harga terbaik, hal ini lah yang kemudian berpengaruh pada kesejahteraan petani. “Selain itu, terdapat rasa bangga tersendiri dari petani karena bisa terlibat dalam misi kemanusiaan lewat produksi pangan,” ungkapnya.

Selain petani, tambah Ngadi, dengan adanya huler di Lumbung Beras Wakaf juga mampu menyerap tenaga kerja di Desa Jipang. Proses produksi pangan dalam bentuk beras dari hulu hingga hilir ini menjadi salah satu pemberdayaan ekonomi masyarakat yang Global Wakaf - ACT jalani.

Meluasnya hasil panen beras dari Lumbung Beras Wakaf Blora ini bukanlah yang pertama kali. Sebelumnya, beras dari Blora ini telah dinikmati penduduk Palestina yang sedang dirundung konflik kemanusiaan pada 2018. Di tahun yang sama, beras wakaf juga dinikmati penyintas bencana gempa Lombok dan Palu hingga warga tepian negeri di Natuna.[]


Bagikan