Ragam Manfaat Operasi Pangan Murah bagi Masyarakat

Manfaat Operasi Pangan Murah berlipat ganda. Selain membantu warga prasejahtera mendapat pangan dengan harga murah, juga dapat meningkatkan daya beli masyarakat, membantu UMKM, dan ikut bersedekah.

manfaat operasi pangan
Relawan ACT (kiri) membantu warga membawakan bahan pangan yang dibeli dari Operasi Pangan Murah di Pekalongan. (ACTNews)

ACTNews, YOGYAKARTA, PEKALONGAN, SALATIGA – Senyum merekah tampak dari wajah Wakiyem, warga Kampung Gemblakan Bawah yang mengikuti Operasi Pangan Murah (OPM) di Kelurahan Suryatmajan, Kecamatan Danurejan, Kota Yogyakarta, Kamis (4/11/2021). Wakiyem berbahagia bisa membeli bahan pangan dengan harga yang benar-benar murah.

"Alhamdulillah senang sekali. Kalau bisa, ini diadakan seminggu sekali. Sehingga kebutuhan pokok keluarga kami terjamin," tuturnya.

Operasi Pangan Murah merupakan pasar rakyat, yang menjual bahan pangan dengan harga 50 persen lebih murah daripada harga pasar. Konsumen yang bisa mengikuti OPM adalah masyarakat prasejahtera yang kesulitan membeli bahan pangan karena harga bahan pokok melonjak.

Lurah Suryatmajan, Weda Satria mengaku sangat terbantu dan berterimakasih kepada para dermawan dan ACT atas kegiatan OPM di wilayahnya. Weda sangat setuju dengan konsep OPM karena dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat.

"Masyarakat tak hanya mendapat bantuan secara gratis, namun dengan masyarakat membeli maka dapat menumbuhkan mental dan daya beli masyarakat. Terlebih hasil penjualan juga akan diputar untuk melayani masyarakat lainnya. Jadi otomatis warga kami sudah ikut bersedekah," ujarnya.

Selain di Yogyakarta, OPM juga dilakukan di Pekalongan. Para penerima manfaat merupakan warga Kampung Bugisan, Kecamatan Pekalongan Utara prasejahtera. Di mana setiap hari terkena banjir rob Pantai Utara.


Warga usai membeli bahan pangan dari Operasi Pangan Murah di Pekalongan. (ACTNews)

Banjir membuat masyarakat kesulitan beraktivitas dan membuat rumah serta barang-barang di dalamnya rusak. “Setiap hari sekitar jam jam 2 dini hari airnya naik, jam 9 pagi baru surut,” ujar Yanti (48), Kamis (4/11/2021).  

Di hari yang sama, OPM juga digelar di wilayah Kelurahan Gendongan, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga. Warga yang mengikuti OPM di Salatiga merupakan keluarga prasejahtera yang kesulitan membeli bahan pokok akibat harga yang tinggi.

“Harga sembako yang dijual ACT ini murah-murah dan sangat membantu sekali. Kami para ibu-ibu setiap hari pakai bahan pokok seperti beras, gula, dan gandum. Karena harga naik akibat Covid-19, jadi beli Rp10 ribu dapatnya sedikit atau kualitasnya lebih rendah,” kata warga Kelurahan Gendongan, Siti Khotimah.

Singkar Permana Sakti dari tim ACT Kabupaten Semarang mengatakan, Operasi Pangan Murah pun terus dilakukan melalui cabang-cabang ACT di berbagai daerah. OPM sebagai solusi pemenuhan kebutuhan pangan rumah tangga prasejahtera, penghematan pengeluaran rumah tangga, dan membantu meningkatkan kualitas hidup keluarga. 

“Juga supaya daya beli masyarakat kembali tumbuh setelah menurun akibat pandemi Covid-19. Bahkan membantu UMKM karena barang disediakan oleh UMKM,” pungkasnya.[]