Rambu Jalur Evakuasi Upaya Meminimalisir Jatuhnya Korban

Pemasangan rambu jalur evakuasi untuk menginformasikan kepada masyarakat terkait jalur penyelamatan saat bencana terjadi sehingga dapat meminimalisir jatuhnya korban. Juga sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat dalam menghadapi bencana.

jalur evakuasi
Tim Tanggap darurat ACT sedang memasang jalur evakuasi di Desa Alat. (ACTNews)

ACTNews, HULU SUNGAI TENGAH – Tim Tanggap Darurat ACT Kalimantan Selatan pada Sabtu (19/6/2021) melakukan pemasangan rambu rute jalur evakuasi di Desa Alat, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Pasalnya saat bencana banjir Januari 2021 lalu menerjang Hantakan, warga kebingungan ke arah mana mereka menyelamatkan diri karena tidak ada petunjuk evakuasi. 

Tim Program ACT Kalimantan Selatan, Rizki Husura mengatakan, saat itu masyarakat bingung menyelamatkan diri. “Sebab itu, saat ini bersama BPBD kita memasang rambu evakuasi dan keterangan rawan longsor,” kata Rizki, Sabtu (19/6/2021).

Rizki melanjutkan, pemasangan rambu jalur evakuasi dan rawan longsor juga untuk meminimalisir korban. Sehingga saat bencana datang masyarakat semuanya selamat, karena mereka tahu arah menyelamatkan diri dan berhati-hati saat berada di jalur rawan longsor.  Pemasangan rambu ini diprakarsai oleh BPBD.[]