Ratusan Kilogram Beras yang Berarti bagi Penyintas Longsor Bogor

Puluhan keluarga pengungsi longsor di Posko Pengungsian Cipandawa, Kabupaten Bogor menerima bantuan beras dari program Sahabat Keluarga Prasejahtera Indonesia (SKPI) pada Ahad (1/3).

Ratusan Kilogram Beras yang Berarti bagi Penyintas Longsor Bogor' photo
Salah satu keluarga penerima manfaat bantuan beras dari program Sahabat Keluarga Prasejahtera Indonesia (SKPI). (ACTNews/Yudha Hadisana)

ACTNews, BOGOR – Puluhan keluarga penyintas longsor di Posko Pengungsian Cipandawa, mendapatkan bantuan ratusan kilogram beras melalui program Sahabat Keluarga Prasejahtera Indonesia (SKPI). Posko pengungsian ini mencakup warga dari dua kampung di Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor yang terdampak longsor akibat hujan deras dan banjir pada awal tahun 2020 ini.

“Hari ini kita mendistribusikan beras sebanyak 350 kilogram di pengungsian. Insyaallah kita akan bertahap untuk membantu warga yang ada di pengungsian ini,” ujar Khisnul Hasanah dari Tim Program ACT Bogor pada Ahad (1/3) lalu.

Pendistribusian bantuan program SKPI di Posko Pengungsian Cipandawa tidak terlepas dari kondisi warganya yang membutuhkan bantuan pangan. Hingga kini, warga belum bisa kembali beraktivitas seperti biasa.

“Warga terdampak masih sangat membutuhkan bantuan. Walaupun ini sudah dua bulan sejak longsor, mereka belum beraktivitas normal seperti biasanya. Jadi untuk kebutuhan sehari-hari kita merasa masih perlu menyokong atau membantu mereka,” jelas Khisnul.


Ope, salah satu penyintas dan pengelola posko, juga mengatakan demikian. Bantuan beras yang ia terima sangat berarti baginya. berterima kasih dengan adanya bantuan dari ACT pada hari itu. Ia juga meminta doa agar warga di Posko Pengungsian Cipandawa agar selalu dimudahkan.

“Kami minta doanya kepada ACT, mudah-mudahan kami diberi kekuatan dan kemudahan, dan jangan setengah-setengah memberi bantuan. Karena apapun (bantuannya), pasti kami sangat butuhkan di sini. Terima kasih sekali lagi sudah datang dan membantu kami,” kata Ope.

ACT Bogor berencana memberikan bantuan lanjutan kepada warga di Posko Pengungsian Cipendawa. Khisnul mengatakan dalam waktu dekat akan ada bantuan berupa alat-alat sekolah bagi anak-anak penyintas longsor di Desa Cileuksa.

“Dalam waktu dekat ini juga akan ada bantuan berupa alat-alat sekolah, di antaranya tas, sepatu, seragam, alat tulis, dan lainnya. Kita berencana juga akan menurunkan satu armada Humanity Food Truck untuk memberikan bantuan pangan gratis untuk warga,” kata Khisnul.

Sudah dua bulan warga di Posko Pengungsian Cipandawa tinggal dalam kondisi minim fasilitas karena desa mereka terdampak longsor. Mereka tinggal di tenda yang terbuat dari terpal dan bambu. Keterbatasan hunian ini membuat mereka dalam kondisi serba sulit. Jika matahari terik, tenda terpal yang mereka tinggali terasa sangat panas. Sementara saat hujan, tenda akan sangat becek sebab pengungsian berada di atas tanah lapang. []


Bagikan

Terpopuler