Ratusan Paket Daging Menyapa Warga di TPA Sukawinatan

Aroma menyengat dari tumpukan sampah rumah tangga se-Palembang menjadi teman bagi ratusan jiwa yang menggantungkan hidup di Tempat Pembungan Akhir Sukawinatan. Namun, hal ini tak menjadi alasan bagi Global Qurban untuk tak menyapa mereka. Di hari tasyrik, ratusan paket daging terdistribusi sebagai penyambung bahagia di hari raya.

Ratusan Paket Daging Menyapa Warga di TPA Sukawinatan' photo
Penyerahan paket daging kurban ke salah satu penerima manfaat di TPA Sukawinatan, Palembang. (ACTNews)

ACTNews, PALEMBANG Perayaan Iduladha yang penuh dengan keterbatasan di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini tak menyurutkan pekurban untuk menyalurkan hewan kurbannya melalui Global Qurban - ACT. Daging kurban tersebut disalurkan ke titik-titik di mana masyarakat memang membutuhkan. Warga yang menempati kawasan Tempat Pembungan Akhir Sukawinatan, Palembang salah satunya. Di tempat penuh sampah itu, Global Qurban - ACT mengantarkan kebahagiaan lewat daging ke warga mayoritas prasejahtera.

Sebanyak 100 paket daging kurban terdistribusi di Sukawinatan. Penerimanya ialah warga yang sehari-hari mencari peruntungan rezeki di sana. Pemulung serta pemilah sampah yang banyak dikerjakan. Bau dari sampah rumah tangga se-Palembang menyengat di tempat ini, serta kotor seakan tak lagi jadi masalah untuk mereka yang mencari rezeki.

Dari kejauhan terlihat beberapa warga sedang mengumpulkan satu per satu sampah yang dimasukkan ke dalam keranjang di punggungnya. Lina, salah satu warga TPA Sukawinatan yang juga menerima paket daging kurban sore itu mengungkapkan, pekerjaan menjadi pemulung membuat mereka menyambung kehidupan dengan makan seadanya. Bahkan di momen Iduladha, warga di sana tak terlalu mengharapkan adanya daging kurban karena sadar sedang mewabahnya Covid-19. “Kalau enggak ada daging kurban ya makan di rumah seadanya uang saja,” ungkap Lina kepada tim Global Qurban - ACT pada Ahad (2/8) lalu.

Aris Lazuardi dari Tim Program Global Qurban - ACT Sumatra Selatan mengatakan, TPA Sukawinatan dalam dua tahun terakhir memang menjadi salah satu lokasi pendistribusian daging kurban. Kondisi ekonomi masyarakat menjadi alasan utama daging kurban sampai ke tangan warga setempat.

“Keseharian warga di sana makan seadanya saja. Untuk itu, di momen hari raya yang juga bertepatan dengan adanya pandemi, Global Qurban - ACT membawakan bahan pangan untuk mereka olah sebagai hidangan istimewa di Iduladha,” jelas Aris.

Daging kurban yang Global Qurban - ACT distribusikan merupakan bagian dari pemenuhan pangan masyarakat di tengah pandemi. Ini semua merupakan peran besar dari dermawan. Fokus pada pemenuhan pangan menjadi salah satu yang sedang Global Qurban-ACT jalani. "Bagi masyarakat luas yang ingin menyalurkan sedekahnya, kami menyediakan kemudahan bersedekah melalui laman Indonesia Dermawan," pungkas Aris.[]


Bagikan