Ratusan Pengungsi Suriah di Turki Nikmati Momen Iftar Bersama

Menikmati berbuka puasa bersama menjadi momen silaturahmi para pengungsi Suriah yang telah bertahun-tahun menyintas di Turki.

Ratusan Pengungsi Suriah di Turki Nikmati Momen Iftar Bersama' photo

ACTNews, SANLIURFA - Lebih dari seratus anak laki-laki berkumpul di tengah ruangan. Sambil menunggu waktu berbuka puasa, mereka sesekali bercanda dan berbincang. Lantunan selawat pun terdengar seiring waktu menjelang azan magrib. Hari itu, Ahad (19/5), buka puasa bersama diselenggarakan di salah satu rumah yatim di Sanliurfa, Turki.

Ratusan porsi iftar dari masyarakat Indonesia menjadi menu berbuka puasa bersama hari itu. Selain para anak asuh, turut pula lansia dan para ibu orang tua tunggal yang hadir di acara buka bersama tersebut.

Firdaus Guritno dari tim Global Humanity Response (GHR) - ACT melaporkan, buka puasa bersama Ahad sore tersebut diperuntukan bagi keluarga yatim yang mengungsi di Sanliurfa. “Ada 200 penerima manfaat paket iftar,” kata Firdaus.


Para keluarga yatim pun menyampaikan ungkapan syukurnya. Buka puasa sore itu menjadi salah satu momen silaturahmi bagi mereka. “Di bulan yang mubarak ini, kami ingin mengirimkan salam ke ACT dan warga Indonesia yang tercinta. Terima kasih atas bantuan dan perbuatan baik kalian. Hari ini kami dari kota Sanliurfa yang berdekatan dengan perbatasan Suriah, dapat menikmati iftar bersama para ibu dan anak-anak dari keluarga yatim Suriah. Terima kasih dan semoga Allah menerima kebaikan kalian,” kata salah satu penerima manfaat kepada relawan ACT.

Selain paket iftar, sejak pertengahan April 2019 lalu, ACT telah membagikan ribuan roti kepada masyarakat Suriah di Idlib. Sebanyak seribu kepala keluarga mendapatkan dua bungkus roti yang masing-masing berisi 10 helai. Semua ini mereka dapatkan setiap hari, termasuk selama Ramadan. Selain di Idlib, untuk menyambut Ramadan 1440 H ini ACT juga mendistribusikan paket pangan Ramadan bagi pengungsi konflik Suriah yang ada di Reyhanli, Turki. []

Bagikan