Ratusan Rumah di Muaragembong Terendam Banjir Rob

Tiga desa yang terdampak di antaranya adalah Desa Pantai Mekar, Desa Pantai Bakti, dan Desa Pantai Sederhana. Banjir rob ini disebabkan oleh tingginya gelombang air laut Muaragembong yang terjadi sejak Ahad (10/1/2021)..

Ratusan Rumah di Muaragembong Terendam Banjir Rob' photo
Warga Muaragembong, Bekasi terlihat sedang membersihkan saluran air yang tersumbat di tengah banjir rob yang merendam ratusan rumah dan sekolah di Muaragembong, Bekasi. (ACTNews)

ACTNews, KABUPATEN BEKASI Ratusan rumah di tiga desa di Muaragembong, Kabupaten Bekasi terendam banjir rob sejak Ahad (10/1/2021). Selain rumah warga, fasilitas umum dan juga sekolah turut terendam dengan ketinggian antara 30 hingga 50 cm. 

Aca Sugianto dari tim Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) - ACT Bekasi menyebut, tiga desa yang terdampak di antaranya adalah Desa Pantai Mekar, Desa Pantai Bakti, dan Desa Pantai Sederhana. Banjir rob ini disebabkan oleh tingginya gelombang air laut Muaragembong yang terjadi sejak lima hari lalu. 

“Sudah lima hari ini, puncaknya yang dua hari terakhir. Warga rata-rata kalau yang kenanya tinggi mengungsi di rumah sanak saudaranya, cuma beda desa saja,” kata Aca, kepada tim ACTNews, Kamis (15/1/2021).

Kondisi tersebut membuat aktivitas warga terkendala, termasuk aktivitas nelayan. Seperti yang diungkapkan oleh Ujang Mahdi (50) warga setempat. "Akibat banjir rob, karena tingginya gelombang air laut Muaragembong, hanya membuat warga yang biasanya melaut, menghentikan untuk sementara karena demi keselamatan para warga juga yang beraktifitas nelayan," tambah Mahdi, seperti dikutip dari @muaragembongkita. 

Koordinator Program ACT Kota Bekasi Ihsan Hafizhan mengatakan, sejauh ini tim ACT Bekasi masih memantau perkembangan yang ada di Muaragembong. “Insyaallah kami akan terus memantau. Apabila ada kondisi urgen, kami akan kerahkan tim ACT dan MRI Bekasi,” ujar Ihsan.

Ihsan juga mengajak para Sahabat Dermawan untuk turut mengurangi beban para korban yang terdampak bencana di sejumlah wilayah di Indonesia seperti Majene dan Kalimantan Selatan melalui laman Indonesia Dermawan. []