Ratusan Ton Beras dan Ribuan Karton Air Minum Wakaf Hadir untuk Pesantren di Jawa Timur

Ratusan ton beras dan ribuan karton air minum menjadi bentuk dukungan kepada masyarakat pesantren di Jawa Timur menjelang menjelang hari raya Idulfitri.

Presiden ACT Ibnu Khajar (kiri) dan Gubernur Jawa Timur (kanan) Khofifah Indar Parawansa saat melepas armada wakaf Global Wakaf-ACT untuk mendistribusikan beras dan air minum wakaf ke pesantren di Jawa Timur.
Presiden ACT Ibnu Khajar (kiri) dan Gubernur Jawa Timur (kanan) Khofifah Indar Parawansa saat melepas armada wakaf Global Wakaf-ACT untuk mendistribusikan beras dan air minum wakaf ke pesantren di Jawa Timur. (ACTNews/Muhamad Ubaidillah)

ACTNews, SURABAYA — Menjelang hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, Global Wakaf-ACT menyerahkan 100 ton beras dan 1.000 karton Air Minum Wakaf untuk pesantren di Jawa Timur. Bantuan diberikan untuk meringankan beban masyarakat akibat pandemi Covid-19, khususnya di lingkungan pesantren.

Ketua Dewan Pembina Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin menjelaskan, dukungan Beras Wakaf dan Air Minum Wakaf merupakan bagian dari Gerakan Sedekah Pangan Ramadhan yang digaungkan Aksi Cepat Tanggap. “Program ini bertujuan agar jangan ada lagi saudara-saudara kita yang kelaparan, tidak punya beras untuk buka dan sahur, bahkan hingga Idulfitri nanti,” ujarnya, Ahad (2/5/2021).

Sejalan dengan itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, bantuan beras dari Global Wakaf-ACT akan diserahkan ke pesantren di daerah Madura, Mataraman, dan Tapal Kuda. Menurut Khofifah, bantuan akan sangat membantu pesantren dan masyarakat di lingkungan tersebut karena sangat terdampak pandemi Covid-19. 

“Pedagang sekitar pesantren itu sudah terdampak (pandemi Covid-19 selama) setahun. Oleh karena itu, sapaan beras akan memberikan manfaat yang besar, tidak hanya bagi pesantren, tetapi juga untuk masyarakat di sekitar pesantren dan para ustaz,” kata Khofifah. 

Khofifah mengucapkan terima kasih atas dukungan dan atensi yang diberikan Global Wakaf-ACT. Menurut Khofifah, ini bentuk penguatan semangat kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 di Jawa Timur.[]