Ratusan Warga Petamburan Mengungsi

Ribuan warga Petamburan terpaksa mengungsi dari tempat tinggalnya akibat banjir yang menggenang pada Selas (25/2) ini. Warga terdampak banjir banyak yang tak sempat menyelamatkan harta benda mereka. Tak sedikit yang mengungsi hanya membawa pakaian yang mereka kenakan.

Ratusan Warga Petamburan Mengungsi' photo
Tim sedang menyusuri jalan-jalan di sekitar kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. (ACTNews)

ACTNews, JAKARTA – Wilayah Petamburan, Jakarta Pusat pada Selasa (25/2) tak luput dari banjir. Luapan sungai yang melintas tak jauh dari permukiman membuat ribuan warga dari enam RW terdampak banjir. Ketinggian air bervariasi, paling tinggi mencapai leher orang dewasa hingga dua meter. Rumah warga yang terdampak pun tak dapat ditinggali untuk sementara.

Suryadi, warga yang tinggal di Jalan Petamburan II, mengatakan banjir mulai terjadi sejak pukul 03.00 WIB. Kondisi cuaca saat itu masih turun hujan. Ia bersama keluarganya segera menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman.

"Naiknya (air) lumayan cepat. Sekarang ketinggian air sampai leher," jelas Suryadik.


Warga terdampak banjir banyak yang tak sempat menyelamatkan harta benda mereka. Tak sedikit yang mengungsi hanya membawa pakaian yang mereka kenakan. Saat ini titik pengungsian di Petamburan tersebar di masjid, musala, hingga sekolah-sekolah yang tak ikut terendam banjir. Merespons banjir ini, ACT telah membuka posko bencana di Jalan Petamburan III, tak jauh dari Masjid Jami Al-Ishlah.

Koordinator Posko Petamburan Muhammad Syahri mengatakan, kemungkinan jumlah pengungsi mencapai ratusan orang dan sisanya bertahan di lantai dua rumah, mereka tersebar di enam RW terdampak. Tim relawan ACT telah disiagakan sejak Senin (24/2) malam. "Kebutuhan mendesak pengungsi sekarang ini logistik makanan siap santap, serta pakaian hangat. Banyak warga yang enggak sempat bawa pakaian banyak," ungkapnya.[]

Bagikan