Redam Kelaparan di Madagaskar dengan Paket Pangan Dermawan

Bantuan paket pangan dari dermawan Indonesia terbang jauh ke Afrika. Sebanyak 2,5 ton paket pangan didistribusikan untuk rastusan warga prasejahtera di Distrik Majunga, Madagaskar. Ini merupakan ikhtiar untuk meredam kelaparan akut yang diderita warga Madagaskar karena musim panas berkepanjangan.

paket pangan madagaskar
Warga prasejahtera Madagaskar menerima paket pangan pemberian dermawan di Indonesia. (ACTNews)

ACTNews, MADAGASKAR – Madagaskar merupakan salah satu negara di Afrika bagian timur yang tengah mengalami kerawanan pangan cukup parah. Diperkirakan ada 1,35 juta warga Madagaskar yang mengalami kelaparan akut dan sangat membutuhkan bantuan pangan pada 2021. Tingginya angka tersebut disebabkan banyak faktor, namun kekeringan menjadi yang paling utama.

Organisasi Pangan Dunia (WFP) menyatakan bahwa kekeringan pada 2021 di Madagaskar, tujuh kali lebih buruk ketimbang tahun lalu. Serta menjadi yang terburuk dalam jangka waktu 40 tahun terakhir. Saking keringnya, banyak lahan pertanian yang akhirnya berubah menjadi gurun pasir. Gagal panen menjadi imbasnya. Warga yang tak sanggup lagi menahan lapar, terpaksa memakan makanan ekstrem untuk bertahan hidup, seperti buah kaktus merah mentah, hingga daun-daun liar.

Pandemi Covid-19 pun memperparah keadaan. Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan per Rabu (28/7/2021), ada 42,677 kasus positif Covid-19 di negara yang terletak 400 kilometer di lepas pantai Afrika Timur tersebut. Menyebabkan banyak industri tutup, dan warganya makin kesulitan untuk membeli kebutuhan pangan keluarga mereka.

Atas dasar ini lah bantuan pangan dermawan yang disalurkan melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT) hadir di Madagaskar. Juli ini, 2,5 ton paket pangan didistribusikan di Distrik Majunga. Total 650 warga prasejahtera di distrik yang berada di pantai barat laut Madagaskar ini, menjadi penerima manfaat dalam aksi ini.

“Pelaksanaan program paket pangan ini secara langsung memberikan manfaat dan membantu meringankan penderitaan masyarakat Madagaskar. Alhamdulillah proses pendistribusian berjalan lancar, karena kami turut dibantu oleh relawan di sana,” ujar Said Mukaffy dari tim Global Humanity Response ACT, Sabtu (31/7/2021).

Said menambahkan, paket pangan berisi berbagai bahan-bahan makanan pokok. Dari mulai beras, tepung, minyak goreng, makan-makanan kaleng, dan lain sebagainya. Ia pun berharap agar bantuan Sahabat Dermawan bias terus mengalir, agar aksi bantuan pangan bias terus ACT ikhtiarkan. Tidak hanya untuk warga Madagaskar, namun juga warga prasejahtera di negara lainnya yang masih kesulitan memenuhi kebutuhan pangannya. []