Relawan Kalteng Tempuh 450 Km demi Bantu Korban Bencana Sulteng

Relawan Kalteng Tempuh 450 Km demi Bantu Korban Bencana Sulteng

Relawan Kalteng Tempuh 450 Km demi Bantu Korban Bencana Sulteng' photo

ACTNews, BANJARMASIN - “Panggilan jiwa.” Demikian jawaban singkat dari Hefni, salah seorang anggota Tim Relawan Emergency Katingan (TREK) dari Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Mereka mengantarkan bantuan kemanusiaan ke Banjarmasin, tepatnya di Posko Kemanusiaan ACT Kalsel, Selasa (8/10).

Perjalanan mereka memang bukan perjalanan biasa. Menggunakan kendaraan roda empat dan satu buah truk yang berisi logistik, mereka harus menempuh perjalanan sejauh 450 km. Berangkat sejak Senin (7/10) sore dan akhirnya sampai di Banjarmasin pada Selasa (8/10) dini hari.

“Ini hanya sedikit bentuk empati kami untuk ikut merasakan beban saudara di Palu, Sigi, dan Donggala,” terang Hefni. Ia bersama lima rekannya menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa uang dan logistik kepada ACT Kalsel.

 

Hefni menceritakan, semua bantuan tersebut diperoleh dari aksi galang dana selama sepekan di posko kemanusiaan yang mereka bentuk di markas TREK. “Kebetulan posko kami adalah satu-satunya di Kabupaten Katingan, sehingga banyak dari kalangan organisasi dan komunitas yang menitipkan ke kami. Di antaranya organisasi Orari, Club Motor, Pramuka dan PMR,” jelas Hefni.

Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya anggota relawan Orari senior yang membantu pengantaran logistik tersebut. Menurutnya, aksi mereka hari itu tidak lepas dari peran Alfian, seorang kakek berumur 64 tahun.

“Beliau adalah relawan senior yang mau membantu kami mengantarkan bantuan logistik dan menggunakan truk beliau juga. Kami salut dengan semangat dan jiwa sosial beliau,” ujar lelaki yang merupakan Kabid Humas TREK itu sembari menyampaikan ucapan terima kasih kepada Alfian.

Alfian sendiri mengaku apa yang dilakukannya semata karena ingin membantu sesama. Lelaki berperawakan kecil itu memang tidak terlihat seperti sosok lanjut usia pada umumnya. Meski penuh dengan keriput, senyum sumringah senantiasa menghiasi wajahnya. Jalannya pun masih tegap perkasa. Padahal perjalanan 450 km yang ditempuh cukup menguras tenaga. Betapa tidak, pada pukul dua pagi truknya sempat kehabisan bahan bakar sehingga membuat Alfian dan satu orang relawan TREK yang menemaninya kebingungan mencari bahan bakar.  

“Kami masih di Kalimantan Tengah waktu itu, tepatnya di sekitar Pulang Pisau. Sempat minta suplai dari Palangka Raya, namun alhamdulillah ketemu penjual solar di wilayah sekitar,” ujar Alfian kepada ACT Kalsel.

Masih dengan sumringah di wajahnya, Alfian berseloroh memberi pesan untuk relawan-relawan muda. “Senantiasa ingat untuk menjalankan perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya, dan jaga kesehatan dengan tidak terlalu banyak makan!” seru Alfian.

Senior Marketing ACT Kalsel Zainal Arifin yang menyambut kedatangan relawan TREK di kantor ACT Kalsel menyampaikan apresiasinya. “Anak-anak muda ini hebat luar biasa, mendedikasikan diri untuk kemanusiaan. Hal begini patut kita siarkan dan ditiru. ACT akan mendukung gerakan seperti ini. Duka mendalam yang menimpa saudara kita di Lombok, Palu, Sigi, dan Donggala rupanya membangunkan semangat kerelawanan anak-anak bangsa ini. Semoga ini adalah hal positif bagi bangsa kita tercinta. Aamiin,” tutur Zainal.

ACT Kalsel mengajak warga banua termasuk warga Kalimantan Tengah untuk terus mengulurkan kepedulian untuk saudara sebangsa yang sedang tertimpa musibah, baik di Lombok maupun Sulteng. Demi memaksimalkan ikhtiar, ACT Kalsel membuka Posko Kemanusiaan yang beralamat di Jalan Ahmad Yani Km 5,5 RT 23 No 49 Kelurahan Pemurus Luar Kecamatan Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan. Posko menerima bantuan baik donasi tunai maupun nontunai. []

Bagikan