Relawan Medis ACT Jateng Berbagi Tip Aman Lawan Corona

Dr. Anggi Vita Shelma, relawan medis ACT Jawa Tengah mengimbau masyarakat agar tetap di rumah saja, terutama pada daerah yang terdapat pasien positif Covid-19. Ia juga memberikan sejumlah tip pencegahan penularan Covid-19.

Relawan ACT Jawa Tengah bersiap melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah fasilitas umum. (ACTNews)

ACTNews, SEMARANG – ACT dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Jawa Tengah senantiasa melakukan upaya mitigasi hingga penanganan bencana Covid-19. Beberapa di antaranya penyemprotan disinfektan hingga pemberian paket pangan gratis untuk masyarakat prasejahtera, yang sudah bergulir selama hampir satu bulan.

Selain itu, penyuluhan seputar pencegahan Covid-19 juga terus digencarkan. Dr. Anggi Vita Shelma, relawan medis ACT Jawa Tengah mengimbau masyarakat agar tetap di rumah saja, terutama pada daerah yang terdapat pasien positif Covid-19. Ia juga memberikan sejumlah tip pencegahan penularan Covid-19. “Pakailah masker hanya saat sakit atau di kerumunan orang, lepas sepatu di luar rumah, segera cuci pakaian setelah keluar rumah, perbanyak cuci tangan dengan sabun, terutama setelah memegang benda-benda umum di fasilitas publik,” paparnya.

Dr. Anggi menambahkan, masyarakat diharapkan menghindari tempat penuh keramaian jika memang tidak ada kepentingan mendesak. “Bahkan hindari untuk datang di fasilitas kesehatan seperti puskesmas atau rumah sakit. Periksa ke dokter hanya jika kondisi gawat darurat saja. Utamakan menjaga diri dengan konsumsi makanan bergizi mengonsumsi vitamin C,” terangnya.

Ia juga menekankan masyarakat untuk tidak panik dengan segala informasi Covid-19 yang beredar di media. Hal ini mengingat kepanikan dapat memicu stres dan menimbulkan penyakit lainnya. 

“Hindari stres dan senantiasa berdoa untuk kesehatan diri, keluarga, tenaga medis, dan lingkungan sosial kita. Segala ikhtiar harus selalu diupayakan sebelum tawakal kepada Allah,” imbuh dokter yang kini bertugas di Kabupaten Rembang tersebut.

ACT Jawa Tengah bersama sejumlah relawan medis maupun relawan aksi lainnya terus berkolaborasi dalam menangani dampak Covid-19. Yang terbaru adalah penyemprotan disinfektan di sejumlah fasilitas umum pada Sabtu (28/3) dan Ahad (29/3). Aksi menjangkau Gereja Injili di Tanah Jawa, Plombokan, Masjid Assalam, Ngesrep, RA Nawira Aulia, dan KB/TK/PAUD/SDIT Mutiara Hati Kota Semarang. Dalam melakukan aksi penyemprotan, tim selalu mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) yang terstandar sesuai anjuran WHO. []