Rentetan Gempa Besar Guncang Maluku Utara

BMKG mencatat rentetan gempa susulan dengan magnitudo lebih dari 5,0 ini tidak berpotensi tsunami. Hingga Jumat (15/11), ada 47 gempa susulan yang mengguncang Maluku Utara.

Rentetan Gempa Besar Guncang Maluku Utara' photo
Gempa pertama mengguncang pada Kamis (14/11) pukul 23.43 WIB, dengan kekuatan M7,4 dan dimutakhirkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjadi M7,1.

ACTNews, HALMAHERA SELATAN - Gempa besar berkekuatan lebih dari M5,0 berkali-kali mengguncang Kabupaten Maluku Utara. Gempa pertama mengguncang pada Kamis (14/11) pukul 23.43 WIB, dengan kekuatan M7,4 dan dimutakhirkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjadi M7,1. Koordinat gempa pada 1.63 Lintang Utara (LU) dan 126.39 Bujur Timur (BT) atau 134 kilometer Barat Laut Jailolo, pada kedalaman 73 kilometer di Maluku Utara.

Pada gempa pertama, peringatan dini tsunami sempat dikeluarkan oleh BMKG. Daerah yang berpotensi tsunami berdasarkan permodelan berada di Minahasa-Utara Bagian Selatan (Sulut). Peringatan ini lantas diakhiri pada Jumat (15/11) pukul 01.45 WIB.

Guncangan gempa dirasakan di Bitung dan Manado IV-V MMI. Gempa juga dirasakan di Gorontalo, Halmahera, dan Ternate. Guncangan dirasakan oleh hampir seluruh warga. 

Gempa susulan selanjutnya tercatat sebesar M5,0 pada Jumat (15/11), pukul 00.55 dini hari. Tak lama berselang, gempa dengan kekuatan lebih besar, yakni M5,9, menggoyang Maluku Utara pada pukul 01.45 WIB. Selanjutnya, variasi gempa dengan kekuatan M5,1 hingga M6,1 terus mengguncang Maluku Utara dan Sulawesi Utara. Yang terkini, gempa dengan kekuatan M5,9 terjadi di Maluku Utara pada pukul 08.17 WIB dengan kedalaman 10 km.

BMKG mencatat rentetan gempa susulan dengan magnitudo lebih dari 5,0 ini tidak berpotensi tsunami. Hingga Jumat (15/11), ada 47 gempa susulan yang mengguncang Maluku Utara. "Tercatat posisi gempa susulan tidak jauh di posisi gempa utama. Jadi hanya di sekitar posisi gempa utama," kata Taufan selaku Staf Operasional BMKG Maluku Utara, dilansir dari Vivanews.

BMKG mencatat, gempa susulan masing-masing tercatat adalah Magnitudo 5,0 pada Jumat (15/11) dini hari pukul 00:55:18 WIB, dengan titik lokasi di 1.54 LU,126.46 BT atau 128 kilometer Barat Laut Jailolo di kedalaman 10 kilometer. BMKG menyatakan, rentetan gempa susulan ini tidak berpotensi tsunami.

Jumat (15/11) pagi, Abdurahman dari tim Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) - ACT di Sulawesi Utara mengabarkan situasi terkini di Kota Manado. Ia menerangkan, belum ada korban jiwa maupun luka yang tercatat akibat rentetan gempa besar yang mengguncang Maluku Utara dan sekitarnya. “Sementara untuk kerusakan infrastruktur, tidak terlihat kerusakan serius. Dan alhamdulillah pagi ini situasi kembali kondusif,” terang Abdurahman. []

Bagikan