Resep Sehat Ala dr. Zaidul Akbar di Tengah Pandemi Corona

Makanan sehat jadi anjuran untuk terus dikonsumsi agar masyarakat tak terdampak covid-19. Pun dengan Dokter Zaidul Akbar yang membagikan resep sehat dengan bahan yang mudah ditemukan serta mudah dalam peracikan.

Dokter ACT Muhammad Riedha Bambang (kiri) sedang mewawancara Dokter Zaidul Akbar (kanan) di Kantor Pusat ACT Jakarta, Kamis (9/4).

ACTNews, JAKARTA Mengonsumsi makanan sarat gizi menjadi anjuran bagi seluruh masyarakat di tengah adanya pandemi corona. Anjuran itu diberikan karena hingga kini belum ditemukan dengan pasti obat untuk menyembuhkan corona. Selain itu, menjaga kondisi mental agar tidak stres juga perlu dipertahankan agar imunitas tubuh mampu menjaga kondisi kesehatan kita tetap terjaga.

Kamis (9/4), Aksi Cepat Tanggap (ACT) kedatangan dr. Zaidul Akbar. Dokter lulusan Fakultas Kesehatan Universitas Diponegoro, Semarang ini memberikan resep minuman sehat yang dapat dibuat oleh masyarakat. Bahan serta meraciknya pun sangat mudah. “Kandungan yang ada di minuman ini mampu menjaga kondisi kesehatan. Bahannya pun mudah,” ungkapnya.

Minuman yang dr. Zaidul maksud ialah kobinasi antara madu, kurma, serta jahe. Ia mengatakan bahwa di dalam bahan untuk minuman itu mengandung prebiotik yang baik untuk pencernaan. Pasalnya, 70-80 persen imunitas di dalam tubuh manusia dibuat di sistem pencernaan.

Cara meraciknya, Zaidul menjelaskan, jahe secukupnya diberi air panas hingga keluar aroma khasnya. Lalu air rendaman jahe itu diblender dengan 5 hingga 7 butir kurma dan ditambahkan satu sendok makan madu. Fungsi madu sebagai tambahan prebiotik sekaligus pemanis. “Kalau kemanisan tambahkan air saja, minum setiap pagi dan menjelang tidur,” katanya.

Selain konsumsi makanan yang sehat, Zaidul juga meminta kepada masyarakat agar tetap menjaga kebersihan diri. Mencuci tangan salah satunya. Dengan cuci tangan juga jadi cara kita semua untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. "Dan yang paling penting kita berikan makanan pada kalbu dan jiwa kita dengan berbagi," jelas Zaidul.

Pertemuan dengan Dokter Zaidul merupakan salah satu rangkaian aksi penanganan corona dari ACT dengan cara sosialisasi menggunakan media sosial. Tak hanya itu, ACT juga terus melakukan penanganan corona melalui program lainnya, termasuk pemenuhan pangan. Masyarakat prasejahtera, khususnya, tiap harinya dipasok pangan, baik berupa beras melalui program Operasi Beras Gratis maupun makanan siap santap dari program Operasi Makan Gratis.[]