Rezeki Nurlela Jelang Idulfitri: Pangan Tercukupi, Pakaian Lebaran Anak Terbeli

Kesulitan demi kesulitan menghampiri Nurlela selama dua tahun terakhir, baik karena penyakit stroknya maupun kondisi ekonomi keluarga yang terus menurun. Namun menjelang Idulfitri ini, Nurlela sangat bersyukur mendapatkan rezeki pangan dan uang tunai, yang akan ia gunakan untuk membeli pakaian Lebaran untuk dua anaknya.

Rezeki Nurlela Jelang Idulfitri: Pangan Tercukupi, Pakaian Lebaran Anak Terbeli' photo
Presiden ACT Ibnu Khajar memberikan makanan siap santap yang menjadi salah satu bantuan ke anak-anak Nurlela, warga Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (19/5).

ACTNews, JAKARTA Rumah sederhana dengan daun pintu dan jendela yang lapuk hingga membuat lubang menjadi tempat tinggal Nurlela dan tiga anaknya. Tempat tinggal ini ada di kawasan permukiman padat penduduk di Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kehangatan keluarga Nurlela terasa kala tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) berkunjung saat waktu berbuka puasa di hari ke-26 Ramadan, atau Selasa (19/5).

Nurlela merupakan ibu dari empat anak. Anak pertamanya telah menyewa rumah kontrakan sendiri. Sedangkan tiga anak lainnya, yang masih usia sekolah, tinggal bersama sang ibu. Penyakit strok yang dua tahun belakangan ini menyerang bagian tangan dan kaki kirinya membuat berbagai aktivitas Nurlela terhambat, termasuk bekerja hingga mengurus rumah tangga. Sebelumnya, perempuan asal Pekalongan ini bekerja sebagai asisten rumah tangga serta tukang parkir bersama sang suami.

“Sekarang ya sudah enggak bisa kerja sama sekali. Paling kalau buat buka puasa sama sahur ada sih dikasih dari tetangga,” ungkapnya, Selasa (19/5).

Di Ramadan tahun ini, Nurlela merasakan suasana yang sangat berbeda dengan Ramadan tahun sebelumnya. Covid-19 menjadi alasan. Masjid sepi, keramaian menjelang berbuka juga tak terlalu terlihat, padahal hal-hal itu yang Nurlela rindukan tiap kali Ramadan datang, termasuk menguatnya ekonomi keluarga sebagai modal membelikan baju Lebaran bagi anak-anaknya.

Akan tetapi, hadirnya tim ACT pada waktu berbuka Selasa kemarin seakan membawa angin segar bagi dirinya. Beras zakat fitrah yang muzaki salurkan melalui Global Zakat-ACT, sebanyak 25 kilogram, diberikan untuk Nurlela. Selain itu ada juga hidangan siap santap dari Humanity Central Kitchen serta uang tunai. Uang ini, aku Nurlela, bakal ia belanjakan untuk membeli baju baru untuk anak ketiga dan keempatnya.

“Yang masih suka minta baju baru ini anak keempat, kalau anak ketiga sih sudah mengerti keadaan. Tapi kalau enggak dibeliin juga nanti iri, jadi dibeliin semua saja. Alhamdulillah juga dapat bantuan beras, ini sih cukup sampai nanti setelah Lebaran,” ungkap Nurlela yang akan membeli baju baru untuk anak-anaknya pada Rabu (20/5).

Sejak Nurlela mengalami strok, satu-satunya tulang punggung keluarga ialah anak pertamanya yang bekerja sebagai sekuriti. Tak besar memang gajinya, akan tetapi setidaknya bisa menopang beberapa kebutuhan orang tua dan adik-adiknya. Sayang, uang yang didapatkan itu belum sanggup menutupi biaya pengobatan yang harus dijalani ibunya. Nurlela sempat beberapa kali mengikuti pengobatan alternatif di samping pengobatan dari rumah sakit.[]


Bagikan

Terpopuler