Rezeki Tak Disangka-Sangka Hampiri Wina

Pagi di pertengahan Agustus lalu mungkin menjadi hari yang tak disangka-sangka oleh Wina, seorang penjaja nasi kuning di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan. Pasalnya, belum genap pukul 7 pagi, dagangannya sudah ludes terjual.

Wina (kiri) saat barang dagangannya diborong habis oleh ACT Tangerang Selatan. (ACTNews)

ACTNews, TANGERANG SELATAN Sejak pukul 6 pagi, Wina (21), sudah berdiri di seberang SPBU Ciputat untuk menjajakan nasi kuningnya. Tempat itu ia pilih dengan harapan akan banyak pengendara yang melihat lalu berhenti untuk membeli produk yang ia jual seharga Rp5 ribu per bungkus.

Akan tetapi, sudah sedemikian terjangkainya tak menjamin dagangan Wina laris manis. Seperti pada Jumat (13/8/2021) lalu, hingga menjelang siang, tak satu porsi pun berhasil Wina jual.

“Saya jualin punya orang,” jelas Wina tentang barang yang ia dagang. Selama ini, nasi kuning tersebut bukan buatan Wina sendiri, akan tetapi, ia hanya menjual saja.

Melihat kondisi ini, Aksi Cepat Tanggap (ACT) menghadirkan program yang baru saja digaungkan, yaitu borong dagangan UMKM. Dan, Wina merupakan salah satu yang merasakan dampak kebaikan dari buah kedermawanan masyarakat ini. Terima kasih pun terus terucap dari Wina.

Rodi Maryanto dari tim Program ACT Tangerang Selatan mengatakan, pemandangan sepi pembeli sangat sering diliat pada jualan Wina. Hal ini sering Rodi lihat, karena lokasi Wina berjualan tak jauh dari Kantor ACT Cabang Tangsel.

“Selain memborong dagangan Wina yang kemudian kami bagikan secara gratis ke warga prasejahtera, ACT juga menyerahkan dana tambahan sebagai modal tambahannya berusaha mencari nafkan untuk keluarga,” ungkap Rodi.[]