Ribuan Pengungsi Protes di Pulau Bhasan Char

Ribuan pengungsi Rohingya di Pulau Bhasan Char berdemonstrasi meminta dikembalikan ke Cox’s Bazaar. Mereka mengaku, hidup menderita di Bhasan Char. Janji seperti mendapat pekerjaan, bertani, hingga menangkap ikan tidak kunjung mereka dapatkan.

pengungsi rohingya dipindahkan
Pengungsi Rohingya saat dipindahkan ke Bhashan Char. (Reuters/Mohammad Ponir Hossain)

ACTNews, BANGLADESH – Sekitar empat ribu pengungsi Rohingya melakukan demonstrasi saat kedatangan pejabat dari badan pengungsi PBB (UNHCR) ke Pulau Bhashan Char. Mereka beramai-ramai berorasi di depan bangunan tempat pejabat tersebut berkunjung, Senin (31/5/2021).

Dalam aksi protes tersebut, para pengungsi meminta dikembalikan lagi ke kamp-kamp pengungsian di Cox's Bazaar. "Rohingya yang berada di sana menjadi sulit diatur saat perwakilan UNHCR mendarat (di pulau itu) dengan helikopter. Mereka datang ke polisi. Tuntutan mereka adalah mereka tidak ingin tinggal di sini," kata kepala polisi setempat Alamgir Hossain, seperti dikutip dari Aljazeera.

Para pengungsi mengaku hidup lebih menderita di Bhashan Char. Janji dari otoritas terkait terhadap kesejahteraan pengungsi Rohingya di Bhasan Char, disebut para pengungsi, tidak ada yang ditepati. Salah seorang pengungsi mengatakan, bahwa sebelum setuju untuk pindah ke pulau itu, dia telah diyakinkan bahwa dia akan dapat kembali ke keluarganya di Cox's Bazar setelah dua minggu.

“Rohingya di Bhashan Char hanya diberi makanan dan tidak ada fasilitas lain. Janji bahwa di pulau ini akan bisa bekerja, bertani dan menangkap ikan tidak dipenuhi. Rohingya berada dalam kesulitan di sana. Cox's Bazaar (kamp) seribu kali lebih baik daripada Bhashan Char,” ujar salah satu pengungsi Rohingya.

Kepolisian setempat mengatakan, setidaknya 49 Rohingya, termasuk wanita dan anak-anak, telah ditangkap dalam beberapa pekan terakhir setelah berusaha melarikan diri dari Bhashan Char dan mencoba kembali ke Cox's Bazar. Sebagian besar dari mereka melarikan mencoba melarikan diri dengan cara berenang. Kemudian menumpang perahu nelayan yang mereka temui.

Sejak Desember 2020 lalu, pemerintah Bangladesh telah memindahkan sekitar 18.000 pengungsi Rohingya di kamp-kamp pengungsian di wilayah Cox's Bazaar, ke pulau kecil Bhasan Char.

Orang-orang Rohingya telah melarikan diri dari serangan militer brutal di negara Myanmar yang mayoritas pada tahun 2017. Mereka melarikan diri ke berbagai negara, namun mayoritas dari mereka pergi ke Bangladesh. Sekitar 850.000 Rohingya mengungsi di sejumlah kamp di Cox's Bazaar. Otoritas Bangladesh pun berencana memindahkan 100 ribu di antaranya ke Bhashan Char. Suatu pulau kecil yang jaraknya sekitar 63 kilometer dari daratan.[]