Ribuan Porsi Makan Gratis Sapa Pengungsi Merapi di Magelang

Sebanyak 1.500 porsi bantuan pangan didistribusikan untuk warga yang berada di radius lima kilometer dari puncak Gunung Merapi. Aksi Operasi Makan Gratis tersebut diinisiasi oleh Aksi Cepat Tanggap berkolaborasi dengan mitra Telkomsel dan didistribusikan di empa tempat evakuasi akhir (TEA) di desa yang ada di Magelang.

Serah terima bantuan kepada para pengungsi aktivitas vulkanik Gunung Merapi. (ACTNews)

ACTNews, MAGELANG – Amanah dari para dermawan kembali tertunaikan untuk para penyintas aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang berada di Kabupaten Magelang. Sejumlah 1.500 porsi bantuan makanan didistribusikan untuk warga yang berada di radius lima kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Aksi yang bertemakan Operasi Makan Gratis tersebut diinisiasi oleh Aksi Cepat Tanggap Jawa Tengah berkolaborasi dengan mitra Telkomsel. Penerima manfaat tersebar di Tempat Evakuasi Akhir (TEA) Desa Ngrajek, Kecamatan Mungkid, TEA Desa Banyurojo dan TEA Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, TEA Desa Tamanagung, Kecamatan Muntilan. Operasi Makan Gratis berjalan sejak tanggal 7-13 Desember 2020


Para relawan sedang menyiapkan makanan untuk para pengungsi aktivitas vulkanik Gunung Merapi. (ACTNews)

Mematuhi Protokol Kesehatan

Kondisi bencana alam di tengah pandemi mengharuskan setiap aksi yang dilakukan harus mematuhi protokol kesehatan. Hamas Rausyanfikr dari Tim Program ACT Jawa Tengah mengatakan, relawan yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia selalu mematuhi anjuran 3M, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan menggunakan masker.

“Hal ini juga sebagai cara relawan mengedukasi para pengungsi agar lebih mawas diri dan patuh pada aturan dalam ikhtiar mencegah penularan virus Corona,” kata Hamas.

Sementara itu, berdasarkan Informasi dari BPBD Kabupaten Magelang, Masa Tanggap Darurat diperpanjang hingga 30 Desember 2020. Hamas mengimbau tim relawan untuk tetap siaga mendampingi masyarakat. 


“Beberapa warga kembali ke rumah sebagian besar untuk mengurusi ternak dan mengolah lahan sawah yang lama ditinggalkan. Meski demikian pemantauan aktivitas warga tetap dilakukan oleh tim relawan di lapangan,” katanya.

Para pengungsi hingga kini juga masih membutuhkan bantuan dari para dermawan. Oleh karenanya, Hamas mengimbau masyarakat untuk terus membersamai para penyintas. Bantuan terbaik dapat disalurkan melalui Indonesia Dermawan atau transfer langsung ke BNI Syariah di nomor 55 0000 7772.[]