Ribuan Rumah Rusak Dampak Gempa Banten

Jumlah rumah rusak akibat gempa yang berpusat di Sumur, Banten, terus bertambah. Berdasarkan data sementara Pusdalapos BPBD Banten, 2.449 rumah warga di empat kabupaten rusak dengan tingkat keparahan yang bervariasi. Detil data tersebut terdiri dari 413 rumah rusak berat, 488 rumah rusak sedang, dan 374 rusak ringan.

gempa banten jakarta
Ratusan rumah rusak akibat gempa magnitudo 6,6 di Sumur, Banten. (ACTNews)

ACTNews, BANTEN – Jumlah rumah rusak akibat gempa yang berpusat di Sumur, Banten, terus bertambah. Berdasarkan data sementara Pusdalops BPBD Banten, 2.449 rumah warga di empat kabupaten rusak dengan tingkat keparahan yang bervariasi. Detil data tersebut terdiri dari 413 rumah rusak berat, 488 rumah rusak sedang, dan 374 rusak ringan.

Ratusan rumah yang rusak tersebut tersebar di 45 kecamatan di Kabupaten Pandeglang, Lebak, Serang, dan Tangerang.

Kepala Regional ACT Banten, Komaruddin menjelaskan. Pandeglang menjadi kabupaten dengan dampak terparah. Banyak sarana yang rusak cukup parah seperti sekolah, puskesmas, kantor pemerintah, dan tempat ibadah.

“Sejauh ini, Tim Tanggap Darurat ACT masih melakukan asesmen bangunan rusak dan kebutuhan korban. Sebagai langkah awal, ACT Banten juga telah menyalurkan bantuan pangan kepada korban di Kabupaten Pandeglang. Insyaallah bantuan lain akan terus menyusul,” tambahnya,

Rentetan gempa mengguncang Banten pada Jumat (14/1/2022) sore. Salah satu gempa paling besar bermagnitudo 6,6 terjadi sekitar pukul 16.04 WIB berkedalaman 10 kilo meter. Lokasi gempa berada di lintang 7.01 LS - 105.26 BT, 52 kilometer barat daya Sumur dan 197 kilometer barat daya Jakarta.[]