Ringankan Dampak Kekeringan di Cibarusah Melalui Humanity Food Truck

“Dengan kita berbagi makanan, otomatis kan juga mengurangi jumlah air yang dipakai di dalam rumah untuk memasak. Jadi insyaallah, masakan yang kita buat hari ini semoga bermanfaat, dan berkah buat masyarakat yang sedang tertimpa bencana kekeringan,” harap Joni.

ACTNews, BEKASI - Humanity Food Truck kembali melayani masyarakat prasejahtera lewat pendistribusian 1.000 paket makanan siap santap. Kamis (22/8) lalu, truk layanan makan gratis ini menyapa warga Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi yang tengah dilanda kekeringan.

“Hari ini kita ada sedekah pangan, kita berbagi makan gratis bersama warga sekitar di Desa Ridogalih. Untuk menunya hari ini kita memasak seribu porsi ayam, olahan sayuran, menu pelengkap, menu pendamping, dan nasi putih,” kata Joni Kusumahadi selaku koki dari Humanity Food Truck pada hari itu.

Tim Humanity Food Truck sendiri telah berada di sana semenjak jam tiga pagi untuk mengolah bahan makanan. Kekeringan yang sedang melanda wilayah tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi tim yang ketika memasak terkendala oleh air.

“Terbukti tadi pagi, kita begitu sampai di sini dan mau memasak, tidak ada air ternyata. Sempat dibantu warga, bahkan untuk mencari air dari daerah luar desa ini. Jadi itulah salah satu tantangan kita untuk distribusi makanan hari ini,” tutur Joni.

Meskipun sempat terkendala pasokan air, semua bahan makanan rampung dimasak menjelang Zuhur. Ribuan hidangan lezat dan bergizi pun siap dibagikan ke warga Desa Ridogalih. Masrifah dan keluarganya menjadi salah satu yang menerima paket tersebut. Ia merasa senang bisa mendapatkan bantuan makanan dari Humanity Food Truck pada hari itu.

“Terima kasih banyak ya. Alhamdulillah hari ini saya dapat distribusi air dari ACT terus dapat makanan juga. Nanti ke sini saya gantian sama si aki (suami) ke sini. Biar dapat makanan juga,” kata Masrifah.

Masrifah menjelaskan, kondisi kekeringan ini sudah berlangsung semenjak Ramadan kemarin atau lebih dari tiga bulan yang lalu. Ia bersyukur, selama satu kali seminggu selalu mendapatkan bantuan air, termasuk dari ACT.

“Kadang kalau tidak cukup dan kebetulan ada uang juga, kami suka beli saja, harganya 50 ribu satu toren. Kadang seminggu lebih bisa habis, kadang kurang dari seminggu. Tergantung kebutuhan airnya saat itu memang,” kata Masrifah.


Karena kondisi tersebut dialami masyarakat secara luas, Humanity Food Truck berencana mengadakan aksi lanjutan di sekitar Kecamatan Cibarusah. Dengan begitu, Joni berharap bantuan dari Humanity Food Truck ini dapat meringankan beban warga terdampak di Cibarusah.

“Dengan kita berbagi makanan, otomatis kan juga mengurangi jumlah air yang dipakai di dalam rumah untuk memasak. Jadi insyaallah, masakan yang kita buat hari ini semoga bermanfaat, dan berkah buat masyarakat yang sedang tertimpa bencana kekeringan,” harap Joni. []