Ripin, Dagangan Rujak Sayur Ludes Dilahap Erupsi Semeru

"Saya lagi jualan di warung saat itu. Langit tiba-tiba gelap dan langsung erupsi. Saya bersama suami, anak, dan cucu langsung lari tanpa membawa apa-apa, benar-benar panik karena enggak ada peringatan," ungkap Ripin kepada ACTNews, Rabu (8/12/2021). Kini, timbunan lumpur dan genangan air membasahi warung rujak sayur Ripin yang dibangun tepat di depan rumah.

Tangis Ripin, Dagangan Rujak Sayur Ludes Kena Erupsi Semeru
Ripin, warga Desa Kajarkuning, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, yang juga seorang penjual rujak sayur. (ACTNews/Ichsan Ali)

ACTNews, LUMAJANG – Kedahsyatan letusan Gunung Semeru masih terkenang jelas dalam benak Ripin (42), seorang ibu dan penjual rujak sayur di Desa Kajarkuning, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

"Saya lagi jualan di warung saat itu. Langit tiba-tiba gelap dan langsung erupsi. Saya bersama suami, anak, dan cucu langsung lari tanpa membawa apa-apa, benar-benar panik karena enggak ada peringatan," ungkap Ripin kepada ACTNews, Rabu (8/12/2021).

Kini, timbunan lumpur dan genangan air membasahi warung rujak sayur Ripin yang dibangun tepat di depan rumah. 

Ripin saat ini masih kebingungan, dari mana lagi sumber penghasilan bisa dia peroleh. Rumahnya hancur, warungnya tidak bisa lagi digunakan. Kelezatan rujak sayur yang biasa dijual Ripin seharga Rp6 ribu untuk satu porsi, sudah tidak bisa lagi dinikmati para pembeli setianya.