Rumah Baru, Berkah Kesabaran Een

Di usia senjanya, Een mengalami lumpuh akibat kecelakaan kerja. Namun, syukur saat ini semakin sering terlantun dari mulutnya setelah resmi menempati rumah baru yang layak huni.

Rumah Baru, Berkah Kesabaran Een' photo
Een didampingi oleh tim dari YBM PLN UP3 Tasikmalaya saat hendak memotong pita tanda diresmikannya hunian baru bagi Een. (ACTNews/Rimayanti)

ACTNews, TASIKMALAYA – Kisah tangguh datang dari Een (57), seorang wanita yang menghabiskan hidupnya dengan pernuh perjuangan. Warga Sukapancar, Kabupaten Tasikmalaya ini, sejak ditinggal meninggal dunia oleh suaminya 20 tahun lalu ia mencoba mengadu nasib keluar kota bekerja sebagai asisten rumah tangga. Namun, musibah menghampirinya. Ia mengalami kecelakaan saat bekerja yang membuatnya tak bisa lagi berjalan hingga kini.

Saat ditemui tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Tasikmalaya pada Agustus lalu, kondisi Een yang lumpuh dan tidak bisa berjalan ini tinggal di sebuah gubuk kecil yang dibangun atas swadaya masyarakat. Kandang ayam menjadi tetangga Een tinggal. Kondisi miris itulah yang kemudian membawa ACT Tasikmalaya bersama Yayasan Baitul Mal (YBM) PLN UP3 dan YBM UID Jawa Barat membangunkan Een rumah baru yang layak huni, nyaman, dan aman untuk ditempati.

Fauzi Ridwan dari Tim Program ACT Tasikmalaya mengatakan, selain rumah layak huni, di rumah tersebut juga dilengkapi dengan peralatan rumah tangga serta akan ada pendampingan untuk pengobatan kakinya. Rumah ini pun saat ini sudah bisa dihuni oleh Een. “Mohon doa dan dukungannya, mudah-mudahan proses pendampingan medis yang sudah mulai berjalan ini bisa membuahkan hasil baik,” harap Fauzi, Senin (9/11) saat ikut dalam acara peresmian rumah baru untuk Een.

Een sendiri merupakan salah satu dari sekian banyak lansia prasejahtera yang ACT ikhtiarkan untuk dibangunkan rumah layak huni. Berkolaborasi dengan mitra-mitra, rumah ini pun bisa terwujud. Sebelumnya, juga telah berdiri rumah untuk lansia lain di Tasikmalaya, serta saat ini juga sedang dibangun serta direncanakan rumah baru untuk penerima manfaat lainnya.

Eman Sulaiman, Ketua YBM PLN UP3 Tasikmalaya juga mengungkapan rasa bahagianya sebab dirinya dan rekan-rekan dari PLN UP3 Tasikmalaya dan YBM UID Jawa Barat berkesempatan bisa membantu Een. Eman pun mengungkapkan saat pertama kali berkunjung ke kediaman Een sebelum dibangun, perasaan miris dirasakannya. Namun, kini, kebahagiaanlah yang timbul karena bisa melihat Een bisa tinggal di rumah layak huni.

“Alhamdulillah rumah Bu Een saat ini sudah sangat bagus. Bu Een bisa hidup dengan rasa nyaman di rumah barunya, juga beribadah dengan tenang,” ungkap Eman.

Di Tasikmalaya sendiri, tak jarang lansia prasejahtera yang tinggal di rumah tak layak huni. Untuk itu, ACT Tasikmalaya berikhtiar menghadirkan hunian terbaik untuk mereka. Kepala Cabang ACT Tasikmalaya Taufik Perdana mengatakan, ikhtiar ini tak lepas dari peran dermawan serta mitra-mitra yang berkolaborasi. Untuk itu, aksi kebaikan selanjutnya pun, ajak Taufik, peran serta publik serta mitra sangat dinanti demi menghadirkan kebaikan yang terbaik untuk lansia prasejahtera.[]