Rumah Baru Hiasi Kehidupan Keluarga Prasejahtera di Ciamis

Keluarga Oyo dan Momoh, warga Sadananya, Ciamis kini tak lagi tinggal di rumah tak layak huni. Dua keluarga prasejahtera tersebut saat menjelang akhir Mei ini resmi menempati rumah yang ACT renovasi dari dukungan dermawan.

1
Momoh (65) saat akan menbuka pintu rumahnya yang baru saja direnovasi. (ACTNews)

ACTNews, CIAMIS – Oyo (60) dan Uun (45) merupakan suami istri yang hidup dengan kondisi ekonomi prasejahtera di usianya yang menjelang senja. Pasangan tersebut berprofesi sebagai pengumpul barang bekas. Pekerjaan tersebut telah dijalani sejak lama dengan kondisi fisik Oyo yang terbatas, namun tetap dilakoni demi terus mengepulnya dapur keluarga mereka.

Oyo dan sang istri tinggal berdua di Sadananya, Ciamis. Rumah mereka begitu sederhana dengan luas 3x3 meter, dinding bilik bambu dan hanya memiliki satu ruangan. Tempat tersebut selama ini menjadi tempat berbagai kegiatan mulai dari beristirahat, memasak hingga tempat menyimpan dan memilah barang rongsok, semua dilakukan di dalam satu ruangan.

Seperti Oyo dan istri, Momoh (65) yang juga warga Sadananya juga merasakan hal yang tak jauh berbeda. Perempuan tersebut tinggal di rumah semi permanen yang kondisinya sudah lapuk termakan waktu. Sejak tahun 1983, hanya renovasi kecil yang dilakukan seperti memperbaiki atap bocor. Akibatnya, kerusakan-kerusakan tetap terjadi, bahkan saat hujan datang seisi rumah bisa basah.

Untuk memenuhi kebutuhan harian, Momoh hanya mengandalkan anaknya yang memiliki keterbelakangan mental yang bekerja serabutan. Di samping itu, Momoh juga harus mengurus satu anaknya lagi, Sanusi (45), yang mengalami komplikasi. Sebelumnya, Sanusi ini lah yang menjadi tulang punggung keluarga. Akan tetapi, sejak sakit, ia tak mampu bekerja, untuk berjalan pun sulit. “Kondisi Bu momoh sudah sepuh, fisiknya juga bungkuk, sehingga tak kuat untuk mengerjakan pekerjaan berat,” jelas Ridwan Fauzi dari tim Program ACT Tasikmalaya, Kamis (20/5/2021).

Di hari Kamis itu, tim ACT berkesempatan bertemu dengan dua keluarga lansia prasejahtera tersebut. Silaturahmi ini sekaligus ingin menyerahkan rumah yang telah ACT renovasi untuk mereka melalui program Mobile Social Rescue. Bangunan baru yang lebih layak huni kini telah ditempati oleh keluarga Oyo dan Momoh.

“Alhamdulillah pembangunan rumah ini dikerjakan dalam waktu sekitar sebulan dan dilengkapi dengan perlatan rumah tangga di masing-masing rumah. Terima kasih kepada dermawan dan warga setempat yang turut membantu selama proses pembangunan,” ungkap Fauzi.

Untaian terima kasih pun datang dari Oyo dan Momoh. Mereka terharu dengan bantuan yang datang bagi keluarganya. “Emak sangat berterima kasih kepada semuanya yang sudah mengikhtiarkan rumah emak jadi bagus. Mudah-mudahan pada sehat semua. Sekarang emak enggak akan lagi khawatir rumah roboh pas hujan,” ungkap Momoh sambil menahan haru.[]