Rumah Roboh, Guru Mengaji Harus Tinggal di Bangunan Bekas Kandang Ayam

Angin kencang robohkan rumah Ustaz Dani Rianto alias Ibong, seorang guru mengaji di Kabupaten Pesawaran. Akibatnya kegiatan mengaji diliburkan dan Ibong sementara harus tinggal di bangunan bekas kandang ayam.

bantuan guru mengaji lampung
Ibong saat sedang tidur di bangunan yang merupakan bekas kandang ayam. (ACTNews)

ACTNews, LAMPUNG - Angin kencang menghancurkan rumah Ustaz Dani Rianto atau akrab disapa Ibong, di Dusun Seribu, Desa Gebang, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Akibatnya Ibong harus tidur di bangunan bekas kandang ayam akibat bencana yang terjadi pada Jumat (29/4/2022) itu. 

Selain harus tidur di bekas kandang ayam, Ibong merupakan seorang guru mengaji ini, harus meliburkan kegiatan anak-anak yang mengaji di rumahnya sementara waktu. Karena tidak memungkinkan jika anak-anak harus mengaji berdesakan di bangunan yang ada saat ini.  

“Bangunannya sempit dipakai untuk simpan barang-barang dan tidur istri, anak-anak, nenek, serta Pak Ibong. Dindingnya kayu dan lantainya masih tanah,” kata Zein Muchlis dari tim ACT Bandar Lampung.

Selain mengajar mengaji, Ibong menjadi buruh di perkebunan kelapa dan menjual kelapa dengan penghasilan total kurang dari Rp100 ribu. Jumlah ini hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari. 

“Saat ini, Pak Ibong ingin membangun rumahnya sehingga tak lagi tinggal di bangunan yang tidak layak, apalagi neneknya saat ini sudah lansia. Namun terkendala biaya untuk membeli material bangunan,” jelas Zein. 

Agar Pak Ibong kembali memiliki rumah layak dan bisa melanjutkan perjuangannya mengajar anak-anak mengaji, ACT Bandar Lampung berikhtiar juga mengajak Sahabat Dermawan untuk membantu membangun kembali rumah Pak Ibong. []