Rumah Wakaf Palestina Mulai Dibangun di Atas Lahan 9.000 Meter Persegi

Wakil Menteri Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Palestina Naji Sarha berujar, pemerintah telah menyiapkan lahan seluas 9000 meter persegi untuk membangun bangunan ini.

rumah wakaf palestina
Peletakan batu pertama Rumah Wakaf Palestina di Jabalia, Gaza Utara (ACTNews)

ACTNews, GAZA Pembangunan Rumah Wakaf Palestina telah memasuki tahap awal pembangunan. Kamis (4/3/2021), peletakan batu pertama Rumah Wakaf Palestina dilaksanakan di wilayah Jorn Al Nazalowa, Jabalia, Gaza Utara.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Kepala Cabang Global Wakaf-ACT Palestina Tahany Ahmed Qasim serta pejabat penting Palestina. Beberapa di antaranya Wakil Menteri Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Palestina Naji Sarha, Walikota Gaza Maze AlNajja, Deputi Kementerian Pembangunan Sosial Gazi Hamad, dan berbagai tamu undangan lainnya yang memberikan dukungan untuk pembangunan ini.

Wakil Menteri Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Palestina Naji Sarha berujar, pemerintah telah menyiapkan lahan seluas 9.000 meter persegi untuk membangun bangunan ini. 

“Bangunan ini akan diberikan kepada keluarga yang membutuhkan. Kami berharap dengan kedermawanan dari seluruh pihak dan dari saudara-saudara muslim dapat menyelesaikan proyek ini,” ujar Naji Sarha.

Rumah Wakaf Palestina merupakan salah satu program unggulan Global Wakaf-ACT yang ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan papan masyarakat prasejahtera di Palestina. Nantinya, bangunan ini berbentuk layaknya apartemen lima lantai dengan kapasitas empat unit per lantainya. Apartemen tersebut disertai taman mini, parkiran, serta gerbang. 

"Untuk membangun hunian nyaman ini, dibutuhkan sekitar 500 buruh bangunan yang akan menyerap angkatan kerja di Palestina. Dengan begitu, diharapkan banyak pengangguran yang bisa mendapatkan pekerjaan dan bisa meningkatkan ekonomi keluarga," jelas Kepala Cabang Global Wakaf-ACT Palestina Tahany Ahmed Qasim.

“Proyek ini sangat ditunggu oleh masyarakat terutama yang sudah lama menjadi tunawisma. Kami berharap untuk menyukseskan proyek pembangunan Rumah Wakaf Palestina di 2021 ini dengan seluruh donasi dari saudara muslim kami,” ujar Wali Kota Gaza Maze AlNajja, Kamis (4/3/2021).

Data terbaru yang dihimpun Global Wakaf dan ACT, ada 11.000 rumah yang hancur di Palestina, 162.000 unit hancur sebagian, serta 9.536 keluarga yang terancam tergusur. Di tahun 2023 diprediksikan 60% warga Palestina membutuhkan satu tambahan rumah per keluarga atau 125.000 unit. []