Saeja, Penjual Gorengan di Jakarta Terima Daging Kurban Berkualitas dari Global Qurban

“Hampir tiap hari makan gorengan. Nasi pake tempe, pake bakwan. Istri sama anak sama, makannya juga begitu,” ujar Saeja, pedagang gorengan di Jakarta Barat. Saeja dan keluarga sering kali menyantap dagangannya sendiri karena tidak laku. Ia pun amat bersyukur ketika mendapatkan daging kurban.

distribusi daging kurban
Saeja (51) menerima daging kurban dan beras wakaf dari Global Qurban-ACT. (ACTNews).

ACTNews, JAKARTA – Saeja (51), seorang penjual gorengan di depan kontrakan kecilnya di Kampung Wadas, Kalideres, Jakarta Barat. Sejak pandemi Covid-19 merebak di Indonesia, usaha Saeja terbilang seret. Gorengan dingin menjadi pemandangan yang hampir setiap hari ia lihat. Dagangannya tidak laku.

“Jarang ada orang lewat kalau PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). Gorengan sisa melulu. Jadi kalau enggak kasih tetangga, ya dimakan sendiri. Hampir tiap hari makan gorengan. Nasi pake tempe, pake bakwan. Istri sama anak sama, makannya juga begitu terus. Paling kalo yang lain cuma pakai telur,” ujar Saeja, Selasa (20/7/2021).

Di hari itu, ada satu hal yang amat menggembirkan bagi Saeja. Ia menerima daging kurban dari tim Global Qurban-ACT. Lima sapi yang sehat dari pekurban di Global Qurban, disembelih di wilayah tempat tinggal Saeja, yang juga banyak ditinggali oleh keluarga prasejahtera, dari pedagang kecil, pekerja serabutan, hingga mereka yang kini masih mencari pekerjaan.

Bukan hanya daging kualitas terbaik yang didapat oleh Saeja, namun juga Beras Wakaf dan santan. Selain senang atas daging yang ia terima, Saeja mengaku takjub dengan Global Qurban-ACT, sebab baru kali ini ia mendapat beras dan santan sekaligus di hari raya Iduladha.

“Terima kasih banyak teman-teman Global Qurban dan ACT. Akhirnya bisa makan daging lagi. Mau dibikin rendang saja karena ini ada santannya juga. Dari kemarin memang mau banget makan rendang. Biasanya makan rendang kalau tetangga ada yang kasih nasi padang. Selain itu enggak pernah. Boro-boro beli nasi padang, hasil dagang kan harus buat modal jualan lagi sama bayar kontrakan,” kata Saeja.

Lebih lanjut, Saeja berharap aksi Global Qurban-ACT tidak berhenti di tahun ini. “Semoga bantuan teman-teman sekalian bisa dapat kembali hadir di kampung ini pada perayaan Iduladha tahun depan. Insyaallah pahala yang besar sebagai gantinya,” doa Saeja. []