Safari Ramadan ACT Sapa Muslim Indonesia di AS

Safari Ramadan ACT Sapa Muslim Indonesia di AS

Safari Ramadan ACT Sapa Muslim Indonesia di AS' photo

ACTNews, HOUSTON, Amerika Serikat - Siapa yang tidak bersyukur bisa menjalankan ibadah Ramadan di Indonesia? Dengan mayoritas penduduknya yang muslim, nuansa Ramadan begitu kental di negeri khatulistiwa ini. Aktivitas Ramadan membanjiri agenda harian muslim di Indonesia. Mulai dari salat wajib dan tarawih berjamaah, berbagi hidangan berbuka puasa, hingga bersilaturahim melalui pengajian di sela waktu berpuasa. Bagi muslim Indonesia yang merantau ke Amerika Serikat, momen-momen seperti inilah yang kerap dirindukan.

Mencoba menghidupkan cahaya Ramadan di negeri Paman Sam ini, Aksi Cepat Tanggap berkolaborasi dengan Indonesian Muslim Intellectuals Society of North America (ICMI NA) untuk mengadakan Program Safari Ramadan 1438 H. Sepanjang Ramadan penuh, Safari Ramadan menyapa komunitas muslim Indonesia di beberapa kota di AS dan Kanada melalui serangkaian kegiatan kajian keagamaan. Houston dan Los Angeles menjadi dua kota pertama yang disambangi oleh program ini pada Kamis (25/5).

 

Safari Ramadan 1438 H menghadirkan dua ustaz asal Indonesia, yakni Ustaz M. Zulfikarullah Yusuf dan Ustaz DR. M. Yusuf Siddik. Mengusung tema “Committed Muslim: Living Socially Responsible Life”, kajian yang disampaikan mengajak muslim Indonesia di AS untuk menjadi hamba Allah yang paripurna. Artinya, seorang muslim harus mampu menjaga dan meningkatkan kualitas hablum minallah dan hablum minannas di mana pun mereka berada. Tak hanya itu, kajian Safari Ramadan juga  mengedukasi diaspora muslim Indonesia terkait ilmu fikih siyam dan fikih wanita.

“Alhamdulillah, Safari Ramadan ini menambah pengetahuan kami, diaspora muslim Indonesia di AS dan Kanada, tentang Islam. Terima kasih kepada ACT yang telah mendukung penuh program Ramadan ini,” ujar Billy M. Muchtar, Ketua ICMI NA, organisasi diaspora muslim Indonesia di AS dan Kanada yang telah berdiri sejak lebih dari dua dekade silam.

Safari Ramadan 1438 H merupakan program kolaborasi pertama ACT dengan ICMI NA. Menurut Penanggung Jawab Program Safari Ramadan ACT Faisol Amrullah, AS dianggap penting sebagai tujuan Safari Ramadan ACT tahun ini.

 

“AS merupakan salah satu kantung diaspora muslim Indonesia terbesar di dunia. Setidaknya ada 8 juta muslim Indonesia tersebar hampir di seluruh negara bagian di AS. Bahkan mereka memiliki masjid sendiri,” ungkap Faisol. Oleh karena itu, imbuhnya, Safari Ramadan ACT ingin bersilaturahim dan menyapa jutaan diaspora muslim Indonesia di AS serta Kanada.

Safari Ramadan 1438 H akan terus berlangsung hingga akhir Ramadan nanti. Di AS, Safari Ramadan menyapa diaspora muslim di Houston, Los Angeles, Dallas, Philadelphia, Chicago, Washington DC, Atlanta, New York, San Bernardino, Las Vegas, Portland, Seattle, dan San Fransisco. Sementara di Kanada, Safari Ramadan menjangkau muslim Indonesia di Toronto dan Vancouver. []

Tag

Belum ada tag sama sekali