Sahabat Guru Indonesia, Pendekatan Baru Meningkatkan Spirit Guru

Akhmad Supriyatna, praktisi pendidikan dan Ketua Yayasan Bina Putera di Serang, Banten, menilai program Sahabat Guru Indonesia menjadi pendekatan baru untuk meningkatkan spirit guru. Menurutnya, dukungan untuk guru-guru penuh dedikasi harus terus dilakukan.

Sahabat Guru Indonesia, Pendekatan Baru Meningkatkan Spirit Guru' photo
Guru di Kecamatan Kopo menerima beaguru Sahabat Guru Indonesia kurun keempat, Kamis (11/6). (ACTNews/Gina Mardani)

ACTNews, SERANG – Dukungan bagi guru berdedikasi, terutama di sekolah swasta, dianggap perlu oleh Akhmad Supriyatna. Program Sahabat Guru Indonesia dianggap jadi salah satu entry point atau langkah awal memberikan dukungan terhadap para guru.

Menurut Akhmad, guru-guru yang harus didukung adalah mereka yang berdedikasi atau memiliki kesungguhan mengajar. Beaguru yang diberikan setiap bulan dapat menjadi awal dukungan untuk para pengajar.

“Awalnya dimulai dari itu (beaguru), sebab, sekolah swasta secara umum tidak memiliki sumber dana yang cukup untuk menggaji guru. Kita lihat juga sekolah swasta di daerah ya,” ungkap Akhmad saat ditemui ACTNews usai pembentukan pengurus wilayah program Sahabat Guru Indonesia di SMA Bina Putera, Kopo, Serang, Kamis (11/6).

Bila kebutuhan hidup dasar guru belum terpenuhi, hal ini dianggap mengkhawatirkan karena bisa berdampak pada kualitas sekolah. Padahal, tidak jarang sekolah-sekolah swasta di daerah menjadi pionir pendidikan di desa-desa.

“Nah dari mana kita membenahinya? Menurut saya, (beaguru) SGI ini adalah salah satu alternatif (mendukung para guru). Saya juga sampaikan kepada para guru, tolong dibalasnya (sebagai penerima manfaat Sahabat Guru Indonesia) dengan kinerja yang bagus, dengan pengabdian totalitas,” lanjut Akhmad.

Kamis itu, ACT menyalurkan beaguru tahap keempat kepada 30 guru dan pembentukan struktur organisasi SGI di Kecamatan Kopo, Serang. Sejak awal tahun, beaguru diberikan untuk guru-guru di Kecamatan Kopo.

Koordinator Program Sahabat Guru Indonesia Riski Andriani menerangkan, program tersebut terus digulirkan berkala. Global Zakat - ACT bersama para dermawan berikhtiar terus mendukung semangat para guru prasejahtera yang mendidik anak bangsa. Hingga Juni ini, lebih dari seribu guru prasejahtera di seluruh Indonesia yang telah diperhatikan melalui program Sahabat Guru Indonesia. Selain bantuan tunjangan hidup, program ini juga diharapkan menjadi organisasi yang mampu menjadi wadah advokasi bagi guru-guru honorer. “Kami berharap, melalui kepengurusan Sahabat Guru Indonesia, aspirasi para guru dapat disampaikan,” kata Riski.[]


Bagikan