Sajian Iftar Sapa Pengungsi Suriah di Aleppo

"Ramadan ini, kita kembali mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada pengungsi Suriah sebagai bentuk empati. Salah satunya, melalui program Iftar Ramadan yang mulai dilaksanakan pada Rabu, 14 April lalu. Implementasi pertama dilakukan di Kamp Alzaitun di Idlib," kata Amir Firdausi dari Global Humanity Response Aksi Cepat Tanggap.

Salah satu ibu penerima sajian iftar khobz dari Sahabat Dermawan. (ACTNews)

ACTNews, ALEPPO — Hidup dengan kondisi kekurangan adalah potret kehidupan sehari-hari di Suriah. Negara yang dirundung krisis selama bertahun-tahun ini, diperkirakan World Food Program (WFP) memiliki 12,4 juta warga dalam kondisi rawan pangan. 

Pandemi yang melanda juga berimbas pada harga pangan yang saat ini naik lebih dari 200 persen dari harga normal. Warga pun tidak mampu memenuhi kebutuhan pangan secara optimal sehingga harus mengurangi porsi makanan dan mengambil mekanisme hutang untuk bisa bertahan hidup.

Harga sekeranjang makanan pokok 4.000 pound Suriah sebelum konflik sekarang menjadi 76.000 pound Suriah, sebagaimana dilaporkan Amir Firdausi dari Global Humanity Response Aksi Cepat Tanggap.

"Ramadan ini, kita kembali mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada pengungsi Suriah sebagai bentuk empati. Salah satunya, melalui program Iftar Ramadan yang mulai dilaksanakan pada Rabu, 14 April lalu. Implementasi pertama dilakukan di Kamp Alzaitun di Idlib," kata Amir.

Sebagai bentuk sajian iftar, ACT membagikan khobz kepada puluhan pengungsi di Kamp Al Zaitun. Khobz merupakan roti khas di Suriah yang berbahan dasar tepung yang menjadi makanan pokok sehari-hari keluarga Suriah.

Amir menambahkan, secara keseluruhan selama Ramadan, total penerima manfaat iftar ini sebanyak 5.000 jiwa. Distribusi iftar dilakukan di Kota Azaz dan Aleppo untuk masyarakat prasejahatera.

“Selain iftar, masih banyak lagi yang akan bisa kita sampaikan kepada pengungsi Suriah seperti bantuan paket pangan, hadiah idulfitri, distribusi Al-Qur'an, Sumur Wakaf, dan perlengkapan ibadah," pungkas Amir.[]