Sambut Ramadan, Ribuan Warga Palestina Kerja Bakti Bersihkan Masjid Al-Aqsa

Kegiatan gotong royong membersihkan Kompleks Masjid Al-Aqsa ini merupakan agenda menyambut Ramadan yang telah dipertahankan bertahun-tahun. Al-Aqsa dan kompleks sekitarnya kedatangan sekitar 100 ribu jemaah selama bulan Ramadan. Bahkan, pada tahun 2016 lalu, jumlah jemaah pernah mencapai 400 ribu orang.

ramadan palestina
Warga Palestina bergotong royong membersihkan komplek Masjid Al-Aqsa. (Twitter/Adnan Abu Amer)

ACTNews, YERUSALEM – Berbagai persiapan menyambut Ramadan dilakukan umat Islam di berbagai negara. Salah satunya di Yerusalem, warga Palestina gotong royong membersihkan kompleks Masjid Al-Aqsa. Dilansir dari The New Arab, hampir 10 ribu warga Palestina berbondong-bondong datang ke Kompleks Masjid Al-Aqsa pada Sabtu (26/3/2022).

"Lebih dari 150 bus tiba di Yerusalem penuh dengan ribuan orang. Baik itu pria, wanita dan anak-anak. Mereka semua siap untuk ikut bekerja (membersihkan Kompleks Masjid Al-Aqsa)," kata pihak penyelenggara acara gotong royong tersebut.

Selain membersihkan area masjid, warga juga membersihkan makam, dan memperbaiki rumah-rumah warga yang rusak di sekitar Al-Aqsa.

Agenda tersebut juga dimeriahkan kegiatan lain, seperti pembagian makanan ringan, kegiatan mewarnai untuk anak-anak, pembuatan prakarya gelang dan kalung, serta pemasangan berbagai interior khas Ramadan.


Anak-anak Palestina mengikuti kegiatan mewarnai di Al-Aqsa. (Twitter/ Katia Nasser)

Kegiatan gotong royong membersihkan Kompleks Masjid Al-Aqsa ini merupakan agenda menyambut Ramadan yang telah dipertahankan bertahun-tahun. Al-Aqsa dan kompleks sekitarnya kedatangan sekitar 100 ribu jemaah selama bulan Ramadan. Bahkan, pada tahun 2016 lalu, jumlah jemaah pernah mencapai 400 ribu orang.

Bagi masyarakat Palestina, Ramadan tahun ini bertepatan dengan peringatan 74 tahun Hari Nakba. Ramadan ini juga akan menandai satu tahun sejak gelombang protes Palestina dilakukan selama bulan Ramadan tahun lalu, yang dijuluki "Pemberontakan Mei". Pemberontakan ini dipicu aksi pembubaran jamaah dengan kekerasan oleh pasukan Israel di Masjid Al-Aqsa dan upaya mereka untuk menggusur keluarga Palestina di lingkungan Sheikh Jarrah.[]