Sambut Tahun Ajaran Baru, ACT Bagikan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa di Gaza

Menyambut tahun ajaran baru di Gaza, ACT Palestina meluncurkan program 'Back to School'. Lewat program ini, tim ACT berupaya membantu siswa-siswa di Gaza untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah mereka.

bantuan siswa palestina
Ilustrasi. Sambut tahun ajaran baru, tim ACT Palestina memberikan perlengkapan sekolah untuk siswa di Gaza. (ACTNews)

ACTNews, GAZA – Siswa Palestina di Gaza tengah bersiap untuk menyambut tahun ajaran baru yang akan dimulai akhir Agustus mendatang. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Palestina pun memberikan dukungan penuh kepada siswa-siswa di Gaza. Dukungan untuk tetap semangat dalam menempuh pendidikan, meski Gaza masih berada diblokade oleh zionis Israel.

Sebagai bentuk dukungan, ACT Palestina meluncurkan program 'Back to School'. Lewat program ini, tim ACT berupaya membantu siswa-siswa di Gaza untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah mereka.

"Berbagai peralatan sekolah kita berikan untuk siswa-siswa prasejahtera di Gaza. Sebab, mereka masih menghadapi keterbatasan. Lebih dari 70 persen siswa tersebut tidak dapat menyediakan perlengkapan sekolah seperti seragam, tas, dan alat tulis," ujar Firdaus Guritno dari tim Global Humanity Response ACT, Sabtu (7/8/2021).

Lebih lanjut, Firdaus menerangkan, sektor pendidikan di Palestina masih terus menghadapi tantangan. Gaza yang terblokade lebih dari satu dekade masih terus berusaha untuk memenuhi hak pendidikan bagi penduduknya.

Berdasarkan data yang dihimpun GHR, pascaagresi Israel Mei lalu, fasilitas pendidikan termasuk yang menerima dampak cukup parah. Lebih dari 46 sekolah negeri, 55 taman kanak-kanak, dan 6 sekolah swasta rusak parah. Meski mengalami keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan, Firdaus menyebut, warga Palestina adalah salah satu yang paling tertarik di dunia pendidikan.

"Keluarga Palestina memberikan perhatian khusus pada semua tingkat pendidikan, dan lebih memilih pengeluaran untuk pendidikan dasar dan bahkan universitas anak-anak mereka, daripada pengeluaran untuk makanan dan minuman mereka. Angka partisipasi di lembaga pendidikan di Palestina sangat tinggi. Menurut standar regional dan internasional, yang jelas mencerminkan pentingnya pendidikan bagi orang Palestina, yaitu mencapai 97,9 persen. Bahkan angka literasi di Gaza, Palestina juga mencapai 97 persen," jelas Firdaus.

Selain bantuan perlengkapan sekolah, lewat program 'Back To School', ACT juga akan meluncurkan Bus Sekolah Gaza. Bus ini akan memberikan fasilitas antar-jemput siswa Gaza ke sekolahnya secara gratis. Sekitar 50 siswa dapat menumpang bus ini dalam sekali antaran.[]