Santri Al Ishlah Hidayatullah Tegal Bersyukur Terima Bantuan Beras

Wajah para santri begitu semringah saat menyambut kedatangan tim ACT yang hendak mendistribusikan beras. Bantuan beras ini merupakan lanjutan dari program BERISI ACT.

Santri Al Ishlah Hidayatullah Tegal Bersyukur Terima Bantuan Beras' photo
Kepala Cabang ACT Tegal Siswartono (kanan) menyerahkan beras kepada santri Pesantren Al Ishlah Hidayatullah (kiri), Kamis (31/10) lalu. (ACTNews/Adi Y)

ACTNews, TEGAL Wajah semringah terpancar dari santri usia sekolah dasar kala berfoto bersama tim ACT Tegal, Kamis (31/10). Mereka merupakan satri di Pesantren Al Ishlah Hidayatullah, Kelurahan Dampyak, Kecamatan Kramat, Tegal. Wajah berseri mereka menyambut tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Tegal saat tiba di pesantren untuk mendistribusikan beras.

Bantuan beras ini merupakan lanjutan program Beras untuk Santri Indonesia (BERISI) yang diluncurkan ACT pada 22 Oktober lalu atau bertepatan dengan Hari Santri Nasional tahun 2019. BERISI merupakan salah satu bentuk apresiasi ACT pada santri, khususnya yang amat membutuhkan, yang telah mengabdikan dirinya untuk belajar ilmu agama.

Kepala Cabang ACT Tegal Siswartono mengatakan, santri merupakan generasi penerus bangsa serta pejuang agama. Proses belajar mereka perlu didukung, salah satunya dengan pemenuhan kebutuhan pangan. Maka dari itu, ACT dengan program BERISI-nya mendistribusikan beras ke mereka sebagai bentuk dukungan agar semangat belajar santri tetap tinggi. “Sejak HSN lalu, ACT telah mendistribusikan beras ke berbagai pesantren di penjuru negeri,” ungkap Siswartono, Kamis (31/10).


Santri Pesantren Al Ishlah Hidayatullah Tegal berfoto bersama saat pendistribusian beras BERISI dari ACT, Kamis (31/10). (ACTNews/Adi Y.)

Pesantren Al Ishlah Hidayatullah tak memungut biaya pendidikan pada para santrinya. Orang tua mereka tak perlu mengeluarkan biaya bahkan untuk keperluan sehari-hari santri. Para santri ini memang datang dari keluarga prasejahtera dari Tegal dan sekitarnya.

Ustaz Hasan, salah satu pengajar pesantren, mengatakan, walau santri-santrinya datang dari keluarga prasejahtera, semangat mereka sangat membara untuk menuntut ilmu agama.Bantuan beras dari ACT sangat membantu operasional pesantren, terlebih untuk pemenuhan pangan para santrinya. “Terima kasih, telah membantu kami, ini merupakan apresiasi yang sangat baik dari ACT pada pesantren,” ungkapnya. []

Bagikan

Terpopuler