Santri Pesantren Az-Zahidin Sampang Terpaksa Pulang Saat Kekeringan

Di Dusun Gertenga, Desa Karang Penang Onjur, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang jika musim kemarau hingga dua pekan saja, air sudah tak lagi mengalir. Santri yang berada di Pondok Pesantren Az-Zahidin di dusun itu pun terpaksa dipulangkan karena tidak air bersih.

Santri sedang mengambil wudu.
Santri Pondok Pesantren Az-Zahidin mengantre saat akan berwudu. (ACTNews/Reza Mardhani)

ACTNews, SAMPANG – “Kalau musim kemarau saya mohon maaf, orang-orang jangan menginap di sini. Karena biayanya akan banyak. Semua santri pulang kecuali ustaz. Tenaga pengajar pondok dua orang tetap tinggal,” kata Kiai Baitun Nawal, pengurun Pesantren Az Zahidin di Dusun Gertenga, Desa Karang Penang Onjur, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Madura, itu membuka cerita, Rabu (27/1/2021) .

Sebagian besar wilayah di Indonesia telah memasuki musim hujan, begitu pula Kabupaten Sampang, Pulau Madura. Namun Kiai Baitun Nawal masih sibuk mengurus kesediaan air di pesantrennya. Kekurangan air bersih biasanya mulai terjadi di Dusun Gertenga sejak Maret. Air bersih selama tujuh bulan akan sulit didapatkan. Di masa-masa itu, masyarakat akhirnya membeli air seharga Rp 150 hingga Rp 200 ribu per tangki.

Saat musim kemarau, air yang tersedia berwarna kemerahan. Pun ketika dipakai untuk mandi, terasa agak licin di kulit. Keadaan itu pun tetap disyukuri Kiai Baitun. “Karena punya ndak ada pilihan. Kalau ada pilihan ya ndak enak (pakai air agak kemerahan)” katanya sembari tertawa. 


Santri Pondok Pesantren Az-Zahidin sedang melaksanakan salat asar. (ACTNews/Reza Mardhani)

Pertengahan 2020 lalu, bantuan distribusi air bersih Global Wakaf-ACT Jawa Timur hadir di Dusun Gertenga. Namun, Tim Program Global Wakaf-ACT Jawa Timur Dipo Hadi menjelaskan, perlu solusi jangka panjang untuk menyelesaikan masalah kekurangan air bersih ini.

Saat ini sebuah pipa sedang dipasang Pesantren Az Zahidim dibantu Global Wakaf – ACT saat ini. Harapannya setelah tersambung dari sumber air yang berjarak sekitar dua kilometer dari pesantren, air bisa dimanfaatkan pesantren dan warga Dusun Gertenga. 


Dalam perencanaan lebih lanjut, Dipo mengatakan, di Pondok Pesantren Az-Zahidin akan dilengkapi MCK memadai. “Ikhtiar sudah kita mulai sejak tahun 2020 lalu, dan sampai saat ini masih terus berlangsung. Kami mengharapkan bantuan para dermawan agar Sumur Wakaf ini dapat selesai secepatnya. Bantuan dapat disalurkan melalui Indonesia Dermawan atau melalui rekening BNI Syariah di nomor 101 0000 262 atas nama Yayasan Global Wakaf,” ajak Dipo.  []