Santri Tahfiz Alquran di Maluku Kembali Nikmati Bantuan Beras

Pesantren Al-Anshor menjadi salah satu pesantren yang terkena bencana gempa pada 26 September 2019 lalu. Para santri pun harus belajar di tenda-tenda dan masjid serta ruang dapur digunakan untuk tempat belajar dan mengajar.

Santri Tahfiz Alquran di Maluku Kembali Nikmati Bantuan Beras' photo
Santri-santri Pesantren Al-Anshor di Maluku Tengah amat bersyukur dengan bantuan beras yang kembali mereka dapatkan. (ACTNews/Rofiq Saloudin)


ACTNews, MALUKU TENGAH - Aksi Cepat Tanggap (ACT) Maluku terus berikhtiar menyejahterakan kehidupan santri yang amat membutuhkan. Melalui program Beras untuk Santri Indonesia (BERISI), ACT Maluku kembali mendistribusikan bantuan satu ton beras. Kali ini, giliran santri di Pesantren Al-Anshor di Maluku Tengah yang menerima bantuan beras pada Selasa (14/1). 

Pondok Pesantren Al-Anshor didirikan oleh Ustaz Imam Abdurrahim Rumbara pada  2005. Yayasan ini pada mulanya hanyalah tempat belajar untuk anak-anak yatim dan prasejahtera, di mana hanya ada satu ruangan untuk SD dan satu ruang salat. Jumlah santri pada saat itu hanya berkisar 14 orang dan sebagian besar mereka berasal dari korban konflik yang terjadi pada 2004.

Semakin lama semakin banyak pertambahan santri. Pendiri pesantren memutuskan untuk membangun asrama untuk para santri dengan sumber dana dari beberapa dermawan. Pesantren Al-Anshor terletak di Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. Jumlah santri di pesantren Al-Anshor sebanyak 128 santri dan mereka digratiskan dari biaya apapun. Kebutuhan operasional pendidikan dan lainnya ditopang oleh beberapa donatur serta dan donasi dari warga sekitar. 

Pesantren Al-Anshor menjadi salah satu pesantren yang terkena bencana gempa pada 26 September 2019 lalu. Bangunan sekolah, asrama, dan fasilitas gedung lainnya. Para santri pun harus belajar di tenda-tenda dan masjid serta ruang dapur digunakan untuk tempat belajar dan mengajar.

Lebih dari tiga bulan, para santri menetap tenda-tenda, masjid, dan ruang dapur sebagai tempat belajar. ACT Maluku kembali bertandang ke Pesantren Al-Anshor kedua kalinya untuk memberikan satu ton beras untuk para santri. Sebelumnya, ACT Maluku telah mendistribusikan bantuan beras ke pesantren tersebut pada November 2019. 

“Terima kasih pada ACT telah memberikan beras untuk kami. Kami di sini hanya makan dua kali sehari,” ungkap Baharudin, santri Pesantren Al-Anshor. []


Bagikan