Sapa Hangat Keluarga Murabithun di Musim Dingin

Bantuan hidup kembali meyapa keluarga murabithun di Yerusalem musim dingin ini. Murabithun adalah mereka yang tinggal di Yerusalem, bersiteguh mempertahankan tanah dan masjidnya.

Sapa Hangat Keluarga Murabithun di Musim Dingin' photo
Sejumlah keluarga murabithun berbelanja di salah satu toko yang sudah bekerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap. Musim dingin kali ini, bantuan datang dalam bentuk kafalah untuk orang-orang Palestina yang bertahan di Yerusalem. (ACTNews)

ACTNews, YERUSALEM – Musim dingin telah datang ke Bumi Syam. Suhu empat derajat cukup sering membekukan udara Yerusalem. Di tengah dingin yang mencekam dan ekonomi yang tidak pernah seimbang, para murabithun tetap bertahan menjaga Masjid Al Aqsa.

Bekerja sama dengan Kitabisa, 300 keluarga murabithun mendapatkan bantuan musim dingin pada Desember ini. Mereka yang mendapatkan bantuan tinggal di barat laut Kota Tua Yerusalem  pada 17 – 20 Desember lalu.

“Masyarakat muslim Kota Tua Yerusalem yang merupakan murabithun masjid Al-Aqsa. Murabithun adalah mereka yang selalu melakukan ribath, bersikukuh mempertahankan tanahnya dan masjidnya,” jelas Andi Noor Faradiba dari tim Global Humanity Response (GHR) – Aksi Cepat Tanggap.

Secara spesifik, kata Faradiba, berdasarkan lokasi, para murabithun tinggal di Kota Al Quds. Mereka pertahanan terakhir untuk masjid Al Aqsa.

“Mereka hidup dengan banyak tekanan dari Israel. Sistem pajak yang sangat mahal secara sengaja membuat muslim Kota Quds tidak nyaman dan tidak betah. Masih banyak lagi sistem sosial yang sangat merugikan masyarakat muslim di sana,” tambah Faradiba.

Standar garis kemiskinan berdasarkan pendapatan di Yerusalem adalah 1.000 USD per bulan, Faradiba menjelaskan, warga yang tidak memiliki pendapatan sebesar itu secara statistik tergolong miskin.

“Memuliakan mereka, mendukung mereka, sama dengan mendukung pertahanan terakhir muslim di sana. Mereka yang paling dekat dengan Masjid Al Aqsa, mereka yang salat lima waktu di sana, mereka yg paling bisa memakmurkan masjid Al Aqsa,” pungkas Faradiba.[]


Bagikan