Sebatang Kara, Baharudin Tinggal di Rumah Bekas Kandang Kambing

Saat hujan turun, atap rumah yang merupakan bekas kandang kambing bocor. Udara malam juga menembus dinding rumah yang terbuat dari kayu yang sudah lapuk.

rumah baharudin kandang kambing
Baharudin saat duduk di pintu rumahnya yang merupakan bekas kandang kambing. (ACTNews)

ACTNews, PASAMAN BARAT – Bahrudin (78) harus menjalani masa tua seorang diri di rumah bekas kandang kambing. Untuk berjalan, ia harus menggunakan tongkat agar tidak terjatuh.

Rumah yang terletak di Nagari Jorong Koto Sawah, Kecamatan Ujung Gading, Kabupaten Pasaman Barat kondisinya tidak layak huni. Dindingnya terbuat dari kayu dan tidak memiliki sarana sanitasi. Untuk keperluan sanitasi, Bahrudin harus keluar rumah dan berjalan 10 meter.

“Saya sering kesulitan pergi ke sumur, apalagi jika tanah sedang licin. Sering harus merangkak dan menyeret tubuh karena pernah terjatuh jika memakai tongkat,” ujar pria yang akrab disapa Kakek Bahar ini, Senin (22/11/2021).

Rumah yang merupakan bekas kandang kambing tersebut sudah lapuk dan bocor ketika hujan. Sehingga Kakek Bahar harus bergeser ke salah satu sudut rumah agar terhindar dari percikan air. Tak hanya itu, udara malam juga membuat tubuhnya yang sudah renta menggigil.

“Tak punya selimut dan Kasur. Tidur di sini saja alasnya tikar,” katanya.

Kepala Cabang ACT Pasaman Barat, Gatoet Kesuma menjelaskan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Baharudin hanya mengharapkan pemberian tetangga. Karena dirinya sudah tidak mampu melakukan aktivitas fisik atau bekerja.

“Tidak menyangka masih ada masyarakat yang hidup dalam kondisi seperti ini. Saya sempat meneteskan air mata melihatnya. Insyaallah ACT Pasaman Barat akan ikhtiarkan untuk memperbaiki tempat tinggal Kakek Bahar,” Ujar Gatoet.[]