Sedekah Subuh, Salah Satu Perantara Sunarsih Selesaikan Ujian

Sempat terlilit utang karena ditipu puluhan juta rupiah, Sunarsih kembali berusaha bangkit lewat berdagang. Sedekah subuh yang rutin, menjadi usaha Sunarsih dalam memperoleh rezeki.

bantuan modal usaha
Sunarsih memulai usaha dari berjualan tahu bakso. Ia kini membuka warung yang menjual berbagai camilan di depan rumah. (ACTNews)

ACTNews, JAKARTA – Ujian Sunarsih bermula dari suami yang berhenti dari pekerjaan karena ingin fokus mengurus orang tua yang sedang sakit. Mereka berjuang menemani orang tua mereka saat itu. Selepas itu, suami Sunarsih memutuskan untuk menjalankan bisnis.

Namun, musibah menimpa mereka. Suami Sunarsih ditipu hingga sekitar Rp90 juta. Belum lagi mereka masih berutang kepada tetangga. Sementara suami hijrah ke kampung halamannya di Surabaya, Sunarsih berjuang sendiri mengatasi beratnya ujian.

“Sudah satu tahun utang tersebut. Saya berjanji mengembalikan tapi enggak bisa karena benar-benar sudah nol. Saya coba bikin tahu bakso untuk berjualan. Saya racik sendiri, saya buat sendiri, dan suruh coba anak-anak. Enak dan mereka suka,” kata Ibu dari dua anak ini pada Ahad (13/3/2021).


Sunarsih ketika mengunjungi Studio ACT TV dan menceritakan pengalamannya membangun usaha. (ACTNews)

Mengaku bermodal nekat, Sunarsih terus memasarkan produknya di lingkungan sekitar melalui grup-grup daring. Ia bersyukur, banyak pelanggan menyukai produknya. Usaha Sunarsih pelan-pelan berjalan, dia terus menyelesaikan permasalahan sembari menabung.

Saat pandemi datang, pemasukan Sunarsih menurun. Ia pun membuka warung kecil di depan rumah

Sedekah Subuh Jadi Wasilah Rezeki

Pada pertengahan September tahun 2021, Sunarsih mengikuti program Wakaf UMKM dari Global Wakaf-ACT dari bazar yang dia ikuti di sebuah masjid dekat rumah. Selain mendapatkan bantuan modal usaha, Sunarsih juga rajin mengikuti pendampingan usaha lewat program ini.

Salah satu materi pendampingan yang terus diterapkan Sunarsih sampai saat ini yakni manfaat dari sedekah. Ia belajar dari pendampingan, bahwa memberikan bonus kepada pelanggan adalah sedekah. Setelah pendampingan juga, ia mulai rutin menerapkan sedekah subuh.


“Saya buat celengan dari kaleng biskuit, saya masukkan uang tiap sehabis salat subuh. Alhamdulillah, luar biasa sekali dari sedekah subuh itu, rezeki terus mengalir. Setiap hari saya jadi bisa menyisihkan uang. Bisa menabung, bisa membayar uang sekolah anak, bisa kirim uang untuk ibu saya,” terang Sunarsih.

Sunarsih merasa segala permasalahan yang ia hadapi saat itu menjadi lebih ringan. Ia sampai kini masih terus menerapkan sedekah subuh dan terus berbaik sangka kepada Allah dalam melewati ujian yang ada.[]