Sedekah Terbaik Masyarakat Diberangkatkan ke Lumajang Pagi ini

Dari Waqf Distribution Center-Aksi Cepat Tanggap di Gunung Putri, Kabupaten Bogor, ACT memberangkatkan bantuan terbaik bagi penyintas letusan Semeru di Lumajang, Jawa Timur, Senin (6/12/2021). Sebanyak 12 truk logistik membawa kedermawanan terbaik masyarakat.

bantuan logistik
(Kiri-Kanan) Ketua MUI Yusnar Yusuf Rangkuti dan Presiden ACT Ibnu Khajar memberangkatkan bantuan logistik kemanusiaan kepada korban erupsi Gunung Semeru di Gunung Putri, Bogor, Senin (6/12/2021). (ACTNews)

ACTNews, KABUPATEN BOGOR Aksi Cepat Tanggap memberangkatkan 12 truk logistik pangan ke Lumajang, Senin (5/12/2021) dari Waqf Distribution Center-ACT yang ada di Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Keberangkatan bantuan tahap awal ini menjadi wujud nyata dukungan masyarakat untuk penyintas letusan Semeru.

Presiden ACT Ibnu Khajar menerangkan, truk yang berangkat pada Senin ini membawa bantuan yang merupakan sedekah terbaik dari masyarakat. Ini merupakan bantuan tahap awal yang akan disusul oleh bantuan tahap selanjutnya hingga masa pemulihan nanti.

"Bantuan ini jadi pembuka bantuan-bantuan Sahabat Dermawan yang terus berdatangan dari berbagai daerah. Cabang-cabang ACT di seluruh Indonesia juga terus bergerak memfasilitasi kedermawanan," jelas Ibnu, Senin (6/12/2021).

Adapun bantuan yang dikirimkan hari ini, berupa 50 ton Beras Wakaf, 2000 karton Air Minum Wakaf hingga 10 ton daging ayam beku. Ibnu melanjutkan, bantuan akan terus dihadirkan mengingat kedermawanan terus mengalir serta kondisi penyintas masih belum normal kembali. Direncanakan Rabu dan Jumat nanti akan kembali diberangkatkan bantuan kemanusiaan.

Truk kemanusiaan yang berangkat dari gudang pangan wakaf di Gunung Putri ini akan menuju Posko Kemanusiaan ACT yang ada di Kecamatan Candipuro, Lumajang, sebelum kemudian didistribusikan ke penyintas letusan Semeru yang tersebar di berbagai titik. Ibnu menambahkan, sebelum bantuan pangan yang berangkat hari ini, Sabtu malam sebagai respons cepat, beberapa armada kemanusiaan ACT sudah bergerak menuju lokasi terdampak, seperti Humanity Food Truk, Humanity Food Bus, dua unit Humanity Water Tank, ambulans lengkap dengan tim medis, hingga kendaraan berpenggerak empat roda dengan tim penyelamat.

“Pangan menjadi kebutuhan yang paling mendesak tiap kali bencana menerjang, termasuk bagi penyintas letusan Semeru. Sehingga, selain pertolongan pertama dan medis, kebutuhan pangan harus segera dipenuhi,” tambah Ibnu.

Sampai saat ini, ribuan jiwa menjadi penyintas letusan Semeru. Mereka tersebar di berbagai titik dan membutuhkan berbagai bantuan kemanusiaan. ACT pun merespons dengan mendirikan Posko Kemanusiaan di beberapa lokasi untuk memberikan pelayanan terbaik. Relawan dari berbagai daerah pun disiapkan untuk membantu di masa tanggap darurat hingga masuk pemulihan nantinya.[]