Sejahtera, Makna Merdeka Bagi Bang Choy

Relawan senior Masyarakat Relawan Indonesia (MRI)-ACT Muhammad Syahri (45) yang kerap disapa Bang Choy mengungkapkan makna kemerdekaan bagi dirinya berdasarkan rentetan pengalaman.

Kemerdekaan RI
Relawan MRI-ACT Muhammad Syahri (kiri) dengan Direktur MRI Mustafa Yakob. (ACTNews)

ACTNews, JAKARTA — Relawan senior Masyarakat Relawan Indonesia (MRI)-ACT Muhammad Syahri (45) yang kerap disapa Bang Choy mengungkapkan makna kemerdekaan bagi dirinya. 

Menurut Choy, seorang bisa dikatakan merdeka ketika orang tersebut sudah sejahtera. “Meski kerjanya serabutan yang penting bisa mencukupi keluarganya, kalo mereka belum kerja dan tidak memiliki mata pencaharian, mereka belum merdeka,” kata Bang Choy, saat diwawancarai, Selasa (16/8/2021).

Bang Choy melanjutkan, makna merdeka menurutnya itu ia peroleh dari pengalaman selama menjadi seorang relawan. Dia mengakui bahwa ia juga belum merdeka, mengingat belum tercukupi kebutuhan sehari-hari. Ia hanya mengandalkan upah sebagai ketua lingkungan sebanyak 1,2 juta. Sedangkan menjadi relawan ia hanya mencari ridha Allah, hanya keikhlasan untuk membantu masyarakat.

“Merdeka itu, tercukupi semua kebutuhannya,” ujarnya.

Sebelum pandemi Covid-19 menyelimuti seluruh wilayah Indonesia, Bang Choy kerap berjualan kecil-kecilan. Namun tidak bertahan lama karena pandemi mulai membuat pemerintah menetapkan pembatasan.

Namun dengan keterbatasan ekonomi yang ia miliki, pada hari kemerdekaan ini Bang Choy berusaha menyenangkan anak-anak. Pada momen kali ini ia kerap membuat bingkisan kecil-kecilan untuk memperingati hari kemerdekaan RI.[]