Semangat Dakwah Ustaz Jemakun Mengajar di Pelosok Daerah

Bagi Ustaz Jemakun, dakwah adalah kewajiban yang harus dijalankan oleh muslim yang beriman.

ustaz jemakun mengajar
Ustaz Jemakun sedang mengajar.(ACTNews)

ACTNews, BUTON TENGAH – Tahun 2017 menjadi momen tidak terlupakan bagi Ustaz Jemakun (47). Saat itu, ia menerima tawaranuntuk menjadi guru ngaji di Pondok Pesantren Nurul Jihad, Desa Lalibo, Kecamatan Mawasangka Tengah, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara. 

Ustaz Jemakun menceritakan, tawaran itu ia terima karena dakwah adalah kewajiban dan perintah Allah bagi orang-orang yang beriman. Apalagi saat itu, pesantren Nurul Jihad kekurangan pengajar padahal jumlah santri bertambah. 

“Antusiasme anak-anak belajar mengaji tinggi, namun pengajarnya tidak ada. Tidak mungkin pesantren meminta santri pulang karena tidak ada guru. Sebab itu, saya niatkan mengajar di pesantren ini sebagai dakwah. Tidak masalah gaji tidak sebesar pesantren di kota-kota,” ungkap pria asli Muna Barat ini, kepada tim ACT Sulteng, Sabtu (25/11/2021).

Ustaz Jemakun menceritakan, selain kekurangan guru, sarana pesantren juga masih terbatas, salah satunya sarana MCK. Santri harus bergantian menggunakan sarana sanitasi yang ada. 

“Sering kali santri datang terlambat saat belajar karena harus mengantre kamar mandi,” cerita Ustaz Jemakun.

Meski dakwah di wilayah terpencil, Ustaz Jemakun mengaku akan tetap semangat menyampaikan kalam-kalam Allah. Apalagi saat ini, beberapa santri merupakan anak mualaf sehingga harus terus dibina.[]