Semangat Kebersamaan untuk Kebangkitan Lombok

Syukuran Qurban menghadirkan kebersamaan warga Lombok. Acara ini menyajikan 85 dulang yang menemani santap siang penyintas bencana yang masih tinggal di Intregrated Community Shelter (ICS).

Semangat Kebersamaan untuk Kebangkitan Lombok' photo

ACTNews, LOMBOK - Ratusan warga Lombok memadati Masjid Nur Solihin yang berada di Integrated Community Shelter (ICS) di Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara. Mereka menghadiri Syukuran Qurban yang diselenggarakan oleh Global Qurban-ACT bersama komunitas Kajian Musawarah, Senin (12/8). Selain itu, acara makan bersama sebagai rasa syukur atas datangnya Iduladha ini dihadiri juga oleh aparat dan jajaran pemerintah setempat.

Sebanyak 85 dulang (piring besar untuk menyajikan makanan) disiapkan untuk santap siang dalam acara Syukuran Qurban. Berbagai hidangan tersaji di atas dulang, di antaranya dari hasil pemotongan 15 sapi kurban yang telah dilakukan sehari sebelumnya. Sapi-sapi tersebut adalah amanah dermawan yang berkurban melalui program Musawarah Berqurban, program kolaborasi antara Global Qurban-ACT dan Kajian Musawarah.

Supriadi selaku Sekretaris Desa Gondang mengapresiasi semangat Global Qurban-ACT yang telah menyelenggarakan acara tersebut. Bagi Supriadi, ACT merupakan salah satu lembaga yang telah banyak membantu warga Lombok, baik saat gempa terjadi maupun saat pemulihan yang berlanjut sampai sekarang.

"Sampai hari ini kami rasakan begitu besar perannya. Baik dalam membangkitkan semangat, memberikan motivasi kepada masyarakat khususnya di Desa Gondang. Banyak sekali program-program yang dilakukan baik yang berkaitan dengan logistik, peningkatan kapasitas, maupun peningkatan ekonomi masyarakat," ujar Supriadi.



Nurman Priyatna, selaku Direktur ACT yang hadir pada acara tersebut menegaskan Global Qurban-ACT tak akan pernah meninggalkan Lombok. Semua usaha dari program-program kemanusiaan untuk Lombok adalah untuk memulihkan Pulau Seribu Masjid itu.

"Dari fase emergency, fase evakuasi ketika terjadi gempa, fase recovery, sampai sekarang ini, kita menggulirkan banya program pemberdayaan. Kita bangkit bersama, kita bersinergi, berkolaborasi dan mencari ladang amal yang tak ada putus-putusnya. Dan ini alhamdulillah kita lihat begitu banyak manfaat yang dirasakan," ujar Nurman.

Donny Alamsyah, anggota dari Kajian Musawarah, juga mengatakan acara tersebut cukup mengesankan. Makan sedulang bersama dengan yang lainnya, kata Donny, merupakan hal yang patut disyukuri. Pasalnya, ia dapat melihat langsung 114 kepala keluarga yang masih tinggal di ICS bersemangat untuk bangkit kembali, meskipun rumah mereka masih belum dapat ditinggali sepenuhnya.

"Saya salut dengan mereka. Menurut saya mereka kuat, dan alhamdulillah kita teman-teman dari Musawarah beserta teman-teman dari ACT bisa andil di sini. Acara seperti ini kan sama dengan berbagi kebahagiaan dengan mereka di sini. Makanya saya sangat bersyukur juga bisa ada di sini," ujar Donny.

Salah satu warga yang hadir, Sekati, merasa berterima kasih dengan adanya acara tersebut. Ia berharap, ke depannya acara-acara seperti ini dapat terus diadakan oleh Global Qurban-ACT karena cukup membantu warga sekitar yang kesulitan.

"Terima kasih sebesar-besarnya kepada Global Qurban-ACT maupun para dermawan yang sudah membantu. Kita bersyukur sekali. Jadi kita ingin persatuan dan kesatuan seperti ini bisa berlanjut sampai nanti," harap Sukati. []

Bagikan