Semangat MA Madinatunnajah Perbarui Paradigma Masyarakat Terhadap Pendidikan

Beberapa masyarakat masih berpikir bahwa pendidikan tidak diperlukan, jika mereka masih menjadi petani. MA Madinatunnajah mencoba memperbarui pandangan ini.

bantuan guru
Di tengah pengabdian, sebagian guru masih mencari pekerjaan sampingan untuk memenuhi kebutuhan. (ACTNews)

ACTNews, KABUPATEN CIAMIS – Global Zakat-ACT mendistribusikan sejumlah paket pangan kepada guru di Madrasah Aliyah (MA) Madinatunnajah. Para guru antusias menyambut apresiasi dari program Sahabat Guru Indonesia di sekolah yang terletak di Desa Natanegara, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis pada Jumat (4/2/2022) kemarin.

Nurasiah salah satu pengajar yang telah mengabdi selama 13 tahun, menceritakan banyak para guru yang mengabdi untuk memberikan pemahaman lain di desa tersebut. Sebab masih ada beberapa orang yang berpikir, bahwa percuma untuk bersekolah tinggi kalau pada akhirnya kelak mereka menjadi petani.

“Jadi kita selain mendidik anak-anak juga berusaha meyakinkan kepada beberapa masyarakat, bahwa ilmu itu tidak ada batasnya. Pasti akan terus mengalir, bahkan satu ilmu pun tidak akan habis,” terang Nurasiah.


Di samping pengabdian mereka, para pengajar di MA Madinatunnajah juga mesti memenuhi kebutuhan mereka. “Oleh karena itu, sebagian guru ada yang masih bertani, ke ladang, maupun beternak untuk mendapat penghasilan tambahan,” kata Nurasiah.

Melihat perjuangan para pendidik, Global Zakat-ACT mengapresiasi para guru lewat program ini. Selain MA Madinatunnajah, Global Zakat-ACT juga memberikan bantuan kepada para guru di SMP Ma'arif NU Kecamatan Jatinagara. Harapannya, para pendidik dapat terus berjuang menebar ilmu di tengah masyarakat. []