Semangat Sri Untuk Dunia Pendidikan Tetap Menyala Hingga Usia Senja

Membagi ilmu buat Sri Untoro (64) merupakan persiapan bekal yang akan ia bawa di kehidupan selanjutnya.

bantuan guru honorer
Sri saat ini mengampu mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di sebuah SMK di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. (ACTNews)

ACTNews, KABUPATEN TANGERANG – Sri Untoro berhasil menyelesaikan studi sarjananya pada tahun lalu. Saat itu sebenarnya usia Sri tidak lagi terhitung muda, 64 tahun. Tetapi guru Pendidikan Kewarganegaraan di salah satu SMK di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang ini, tetap menyalakan semangat untuk dunia pendidikan.

Perjalanan Sri dalam dunia pendidikan tidak langsung mulus. Saat mengajar sebuah SD di pertengahan tahun 90-an, ia sempat berhenti selama lima tahun dan bekerja di pabrik demi mencukupi kebutuhan hidup. “Tetapi karena panggilan hati, saya kembali mengajar setelah berhenti kerja pabrik,” kata Sri pada Selasa (1/3/2022).

Walaupun sudah mengajar selama puluhan tahun, status Sri sebagai guru masih dalam status honorer. Gaji yang ia dapatkan sebagai guru sebesar Rp400 ribu per bulan, dan terkadang dibayarkan secara rapel selama tiga bulan sekali.


Listrik di rumah Sri pun masih berasal dari listrik tetangga, sebab di rumahnya tidak terdapat meteran untuk listrik. Tetapi di tengah kesulitan tersebut, Sri tetap mengabdi untuk dunia pendidikan. “Prinsip saya, menjadi guru merupakan ladang amal untuk pulang ke alam sana nanti,” ungkap Sri.

Global Zakat-ACT memberikan dukungan kepada Sri melalui program Sahabat Guru Indonesia. Lewat program ini, Sri mendapatkan bantuan berupa bantuan paket pangan. Diharapkan lewat bantuan ini, dapat turut mendorong semangat Sri dalam perjuangannya di dunia pendidikan. []